Kekurangan Akomodasi Haji Ditarget Selesai April 2017

Ditulis oleh Abdul Basyir pada Senin, 20 Maret, 2017

Jakarta (Sinhat)—Proses pengadaan akomodasi (hotel) untuk Jemaah Haji Indonesia tahun 2017 sudah sangat signifikan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Penyedia Akomodasi Nasrullah Jasam saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (20/3/2017).

“Penyediaan akomodasi di Makkah sampai saat ini sudah memperoleh 55% kapasitas. Dari total 204.000 yang ditargetkan  telah tersedia 119.000-an kapasitas,” kata Nasrullah.

Lebih lanjut Nasrullah menjelaskan bahwa sebagian besar kapasitas yang dipesan pada tahun ini merupakan hasil repeat order (dipesan kembali karena fasilitas dan pelayanan yang baik pada tahun sebelumnya).

“Akomodasi di Makkah yang kita dapatkan sebagian besar adalah repeat order 2016 sisanya akodasi baru. Sebaran akomodasi  Makkah yang telah diperoleh berada di 6 wilayah yaitu Jarwal, Misfalah,  Aziziyah, Roudhoh,  Syisah,  Mahbas Jin,” lanjut Nasullah.

Masih kata Nasrullah, bahwa pada tahun ini akomodasi terjauh berada pada wilayah Aziziyah Janubiyah yang berada 4,3 km dari Masjidil Haram.

“Jarak terjauh 4,3km berada di Aziziyah Janubiyah, Jemaah tidak perlu khawatir karena seluruh akomodasi yang berjarak lebih dari 1,5km akan mendapatkan fasilitas transportasi sholawat yang akan melayani jemaah untuk melaksanakan sholat lima waktu di Masjidil Haram,” ungkap Nasrullah.

Saat ditanya mengenai kekurangan 45% kapasitas di Makkah, pihaknya masih menunggu pemilik hotel dan telah memiliki banyak pilihan hotel lain sebagai bahan alternatif. Nasrullah menargetkan awal atau pertengahan bulan April  2017 pengadaan akomodasi Makah sudah selesai.

“Sambil menunggu keputusan pemilik hotel di Makkah kami sekarang sudah bergerak memulai pengadaan akomodasi di Madinah dan saat ini telah sampai pada tahap verifikasi berkas. Mudah-mudahan kami dapat memperoleh akomodasi Madinah yang seluruhnya berada di wilayah markaziyah,” tutup Nasrullah dalam pesan singkatnya. (ab/ab).


Scroll to Top