Puan Maharani Berharap Pelaksanaan Haji Tahun Ini Makin Baik

Ditulis oleh Abdul Basyir pada Jumat, 21 April, 2017

Madinah (Sinhat)-–Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
(Menko PMK) Puan Maharani mengatakan, salah satu isu penting yang menjadi trending topic pada survey media yang dilaksanakan tiap minggu di Kementerian Koordinator PMK adalah pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Di Jakarta yang menjadi isu penting saat ini adalah sukses atau tidaknya penyelenggaraan haji pasca kedatangan Raja Salman dan ini menjadi berita yang paling ramai baik persiapannya, koordinasinya, dan tentu saja penyelenggaraannya,” ungkap Menko PMK saat rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini di wisma Madinah, Kamis (20/4).

Hal ini didasarkan atas pengembalian kuota jemaah haji Indonesia yang berjumlah 204.000 jemaah dan ditambah 10.000 sehingga total Jemaah haji Indonesia tahun ini 221.000 orang. Puan mengakui bahwa hal ini tidak mudah ditangani mengingat penambahan kuota mempunyai konsekuensi penambahan akomodasi, konsumsi, dan transportasi Jemaah Haji.

“Pengembalian kuota Jemaah Haji Indonesia menjadikan pekerjaan tidak mudah, ini akan berdampak pada penyediaan akomodasi yang bertambah, konsumsinya juga tambah, termasuk transportasinya, dan kita harus menyiapkannya dalam waktu yang relatif singkat” ujarnya

Puan juga menghimbau persoalan jadwal penerbangan agar diatasi dengan baik, karena jika tidak diperhatikan secara serius akan berdampak buruk.

“Adanya schedule penerbangan 50% via bandara Madinah dan 50% via bandara Jeddah, tentu saja ini memerlukan schedule yang tepat dari Kemenhub, untuk itu Kemenag perlu berkoordinasi dan terus mendorong mereka berkaitan dengan slot-slot jadwal tersebut, karena jika satu kloter saja tertunda berarti akan mundur semua, bis di bandara termasuk pemberian katering jemaah,” jelasnya.

Disamping itu, Menko PMK menambahkan bahwa pelaksanaan manasik hendaknya diikuti dengan penyampaian informasi tentang hal-hal kecil yang tidak dimengerti oleh Jemaah Haji Indonesia, seperti naik pesawat termasuk ketika berada di pesawat.

“Minta sosialisasi naik pesawat, jangan sampai masuk wc tidak tahu buka tutup pintunya dan ketika sudah di dalam wc tidak dikunci, tidak tahu cara flush air, buang tisu tidak tahu tempatnya sampai berserakan di lantai-lantai,” ucapnya lagi.

Puan tetap mengajak semuanya  pihak memberikan apresiasi atas peningkatan indeks kepuasan Jemaah Haji tahun lalu yang mencapai 83.83%, dia pun berharap di tahun ini mengalami peningkatan layanan.

”Dari survey BPS, alhamdulillah tahun 2016 lalu kita sudah mendapatkan 83.83%, sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya, maka saya berharap penyelenggaraan haji tahun 2017 ini bisa lebih baik lagi,” imbuhnya. (yan/kuh/ab)


Scroll to Top