Sambut Haji 2017, Dua Bandara Arab Saudi Siap Layani Jemaah Haji dari Seluruh Dunia

Ditulis oleh anggoro husni pada Rabu, 17 Mei, 2017

Jeddah (Sinhat)—Bandar udara Arab Saudi yakni Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah serta Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah bersiap untuk menyambut kedatangan Jemaah haji dari seluruh dunia.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi telah mengumumkan tentang kesiapan bandara Arab Saudi untuk menerima kedatangan jemaah haji melalui jalur udara dari segala penjuru dunia pada musim haji tahun 2017 ini. Kedatangan jemaah haji gelombang pertama melalui udara dimulai pada tanggal 1 Dzul Qo’dah bertepatan dengan tanggal 24 Juli 2017 akan datang. Kedatangan jemaah haji tersebut akan terus-menerus berlanjut hingga tanggal 4 Dzul Hijjah bertepatan dengan tanggal 26 Agustus 2017, sebagaimana dikutip dari media elektronik Arab Saudi akhbaar24.argaam.

Pada tahun 2016 yang lalu, bandara Internasional Malik Abdul Aziz Jeddah telah menyambut kedatangan jemaah haji sebanyak 697.171 jemaah haji, sedangkan bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah telah menerima kedatangan jemaah haji sebanyak 551.170 jemaah haji. Para jemaah haji tersebut datang dari 169 negara.

Menurut Kurniawan Staf Kantor Urusan Haji Jeddah mengatakan Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandara Saudi terpenting dikarenakan beberapa hal, diantaranya yaitu sebagai bandara pusat utama, dan juga merupakan pusat operasional perusahaan penerbangan Arab Saudi, dan yang terpenting dari itu, bandara ini merupakan pintu gerbang udara yang mengantarkan jemaah haji dan umrah menuju masjid Haram di Makkah.

“Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah merupakan bandara Saudi terpenting dikarenakan sebagai bandara pusat utama, dan juga merupakan pusat operasional perusahaan penerbangan Arab Saudi,” kata Kurniawan

Bandara ini lanjut dia juga merupakan bandara yang memiliki ruang penumpang terbesar ke 4 dunia yang berada di Terminal Haji dengan luas sebesar 510.000 meter persegi. Bandara yang dibangun pada tahun 1981 ini memiliki kemampuan menampung 7.500.000 penumpang, dan mempunyai 3 terminal.

Untuk di Madinah, separuh jemaah haji asal Indonesia akan mendarat di bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Bandara yang dibangun tahun 1950 ini memiliki bandara baru yang diresmikan raja Salman bin Abdul Aziz tahun 2015 lalu. Bandara ini mampu menampung penumpang hingga 4.800.000 sebagaimana tercantum di laman resmi (GACA) General Authority of Civil Aviation.

“Di Madinah sendiri Pemerintah Saudi juga telah mempersiapkan bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz sebagai pintu gerbang bagi Jemaah haji yang langsung ke Madinah, karena separuh jemaah haji asal Indonesia akan mendarat di bandara ini,”lanjutnya (kuh/ha/ha)


Scroll to Top