Tunda Keberangkatan dan Sudah Berhaji, Jemaah Haji Palu Berikan Kesempatan Jemaah lain yang belum Berhaji

Ditulis oleh reza pada Rabu, 17 Mei, 2017

Palu (Sinhat)—Melaksanakan ibadah haji ditanah suci merupakan impian setiap masyarakat muslim di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia, karena ibadah haji merupakan syarat wajib haji bila Jemaah itu mampu melaksanakannya. Di Indonesia sendiri daftar tunggu (waiting list) keberangkatan haji paling panjang adalah 42 tahun. Mungkin untuk sebagian orang menunaikan ibadah haji adalah suatu kewajiban yang setiap tahun harus ditunaikan tanpa mementingkan Jemaah haji yang belum pernah berangkat ke tanah suci.

Tapi ada yang berbeda jika melihat karaketeristik Jemaah haji asal Kota Palu, Sulawesi Tengah karena melihat animo masayarakat Sulawesi Tengah untiuk menunaikan ibadah haji ini terbilang cukup tinggi, ini dibuktikan dengan daftar tunggu keberangkatan haji yang mencapai 15 tahun.

“Daftar tunggu berangkat haji di Sulteng ini mencapai 15 tahun.” Kata Sadad salah satu pegawai bidang haji di Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng.

Namun, kata Sadad kebanyakan Jemaah haji yang sudah melaksanakan haji dan masuk kedalam antrian tahun berjalan ini seringkali menunda pelunasannya karena mereka ingin memberikan kesempatan kepada Jemaah haji lain yang belum pernah berhaji.

“Jemaah haji disini yang tahun ini masuk kedalam antrian pelunasan seringkali menunda pelunasannya karena ingin memberikan kesempatan kepada Jemaah haji lain yang belum berhaji,” ujar Sadad saat ditemui Sinhat di ruang kerjanya.

Untuk dokumen seperti passpor, lanjut Sadad, dari 13 kabupaten kota yang ada di Sulawesi Tengah seluruh jemaah sudah menyerahkan passpor untuk pelunasan di tahap I, saat ini passpor tersebut sudah berada di Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah untuk di teliti dan disiapkan proses administrasinya agar sesuai dengan urutan nominatif pengkloteran dan pemvisaan.

"Tenaga pengurusan passpor hanya dilakukan oleh pegawai yang berada di bidang haji, pengurusannya sampai passpor terbit di koordinir oleh kankemenag kab/kota masing-masing, setelah semua terkumpul baru akan di antar ke kanwil,” terangnya.

"Di Sulawesi Tengah ini hanya ada dua Kantor Imigrasi di kota Palu, dan di Banggai, untuk pengurusannya sendiri paling jauh dari Kab Buol dimana calon jemaah haji harus menghabiskan waktu 12 jam dalam perjalan,” tambahnya.(reza)


Scroll to Top