BPAH adalah Badan Pengurus Asrama Haji, badan ini bertugas untuk mengelola asrama haji.

TPHI bertugas sebagai ketua kloter, memandu serta membina jemaah haji.

TPHI adalah Tim Pemandu Haji Indonesia, TPHI merupakan petugas operasional yang menyertai jemaah.

Regu adalah pengelempokan terkecil dalam sebuah kloter, regu terdiri dari 11 orang termasuk ketua regu. Regu dibentuk untuk lebih memudahkan bimbingan manasik haji kepada calon haji.

Petugas non-kloter adalah petugas operasional ibadah haji yang tidak menyertai jemaah dalam kelompok terbang.

Petugas kloter adalah petugas operasional ibada haji yang menyertai jemaah dalam kelompok terbang.

Kelomok terbang adalah pengelompokan jemaah haji berdasarkan jadwal keberangkatan penerbangan ke Arab Saudi.

Pengelompokan bimbingan calon jamaah haji diatur berdasarkan pertimbangan domisili jamaah dan keluarga. Setiap 11 orang calon jamaah haji dikelompokkan dalam 1 regu dan setiap 4 regu (44 orang) dikelompokkan dalam satu rombongan. Penugasan pembimbing diatur oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabup

Calon jamaah haji yang telah terdaftar dan ditetapkan akan berangkat pada tahun tersebut memperoleh perbekalan sebagai berikut: a. Buku paket yang terdiri atas: panduan perjalanan haji, bimbingan manasik haji, dan hikmah ibadah haji, serta doa dan zikir haji. b. Satu buah koper. c. Satu buah tas jin

a. Penyelesaian pembatalan pendaftaran calon jemaah haji dilakukan berdasarkan atas permohonan yang bersangkutan secara berjenjang melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan diteruskan ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk pengembalian BPIH nya.

Halaman


Scroll to Top