Lompat ke isi utama
x

Dirjen PHU: ASN Harus Jadi Ujung Tombak Moderasi Beragama

djphu

Bogor (PHU) —- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi ujung tombak dalam penyampaian nilai-nilai moderasi beragama dimanapun ia berada.

Hal ini disampaikan Hilman saat membuka secara resmi kegiatan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Ditjen PHU Tahun 2022 di Hotel Padjadjaran Suites & Convention Center, Kota Bogor, Jawa Barat.

“Maksud dan tujuan diselenggarakannya acara ini adalah mudah-mudahan di Ditjen PHU, yang mana tantangan kerjanya berat, para peserta di sini sebagian juga berangkat bertugas pada saat operasional haji kemarin, di sana (Arab Saudi -red) kita diuji untuk saling respect, bagaimana menghormati orang lain, kita juga diuji bagaimana kita menerapkan sikap moderat dan adil,” tuturnya.

“Sehingga harapannya sikap moderat ini bisa lebih jauh kita bawa ke dalam perilaku beragama, berbangsa dan bernegara. Kita berharap para peserta setelah kegiatan ini dapat menjadi ujung tombak moderasi beragama khususnya di lingkungan sendiri dan juga Ditjen PHU,” harap Hilman.

Dalam kesempatan yang sama, Hilman juga menjelaskan konsep moderasi yang disebutkan di dalam Al-Qur’an. 

“Ada banyak term terkait moderasi, termasuk di dalam Al-Qur’an, bagaimana sebetulnya Al-Qur’an sudah menyebut satu konsep yang mungkin relevan dengan masyarakat yang moderat, atau bahasanya 'masyarakat pertengahan',” ungkapnya.

Ummatan wasathon, atau “umat di tengah-tengah”, sambung Hilman, merupakan konsep yang ditafsirkan relevan dengan perilaku adil dan seimbang dalam indikator moderasi beragama.

“Dalam QS. Al-Baqarah Ayat 143 disebutkan mengenai umat yang berada di tengah-tengah (ummatan wasathon), yaitu umat yang bisa mengayomi, merangkul, serta menjalin hubungan baik dengan orang-orang di sekitarnya. Dalam tafsir, ummatan wasathon ini adalah umat pilihan dan terbaik yang mampu bersikap adil dan seimbang, baik dalam keyakinan, pikiran, sikap maupun perilaku,” sambung Hilman.

Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz yang turut hadir menyampaikan, kegiatan orientasi pelopor ini bertujuan membentuk role model moderasi beragama. Melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat terbentuk ASN yang mempunyai cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang moderat dan menaati konstitusi.

mb

Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Ditjen PHU Tahap 2022 ini digelar selama empat hari, mulai 19 sampai dengan 22 September 2022. Acara ini dihadiri oleh 50 orang pejabat eselon 3 dan 4 serta pejabat fungsional yang setara di lingkungan Ditjen PHU.

Turut hadir, Kepala Bagian Perencanaan dan Humas Ditjen PHU sekaligus Ketua Tim Pelaksana, Slamet, serta tim fasilitator dari Pokja Penguatan Moderasi Beragama Kementerian Agama RI.

Penulis
Mustarini Bella Vitiara
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca