Lompat ke isi utama
x

Dirjen PHU Resmikan Asrama Haji Transit Kota Sorong

Ashaj transit sorong

Sorong (PHU)--Setelah meresmikan gedung baru Asrama Haji Transit Kota Gorontalo beberapa waktu lalu. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar kembali meresmikan gedung baru di Asrama Haji Transit Kota Sorong Provinsi Papua Barat.

Gedung yang menelan biaya dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini terdiri dari 2 lantai yang terdiri dari lantai pertama yaitu lobi kantor dan parkiran sedangkan lantai 2 adalah yaitu kamar berkapasitas 4 orang 1 kamar, sebanyak 11 kamar 2 kamar kamar VIP dan 9 kamar standar yang fasilitasnya setara dengan hotel bintang tiga.

"Pembangunan gedung Asrama Haji Transit Kota Sorong ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan kepada jemaah haji agar merasa nyaman saat berada di asrama haji sebelum mereka di terbangkan melalui Emabarkasi Makassar kemudian ke Tanah Suci," kata Nizar saat memberikan sambutan pada peresmian gedung Asrama Haji Transit Kota Sorong. Senin (17/02).

Nizar menjelaskan, Apabila ingin mendapatkan proyek SBSN salah satu syaratnya adalah tanahnya atas milik Kementerian Agama ini sudah kesepakatan trilateral meeting antara Bappenas, Kementerian Agama dan Kementerian Keuangan.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu yang bisa menggunakan SBSN adalah tanahnya harus atas nama Kementerian Agama karena itu bapak karena kalau ada tanah minimal luasnya 200 M2 itu bisa diajukan untuk pembangunan pusat pelayanan haji dan umrah.

"Salah satu syarat untuk menggunakan SBSN adalah tanahnya harus atas nama Kemenag, SBSB tidak boleh membeli tanah, SBSN digunakan hanya untuk membangun (gedungnya)," jelasnya.

Selain untuk merevitalisasi gedung Asrama Haji, dana SBSN juga diperuntukan untuk membangun gedung Pusal Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT). Menurutnya, gedung ini berfungsi sebagai layanan satu pintu.

"Jadi sejak jemaah haji menyetorkan setoran awal untuk mendaftarkan haji di Bank Penerima Setoran (BPS), rekam biomtetrik, menerima nomor porsi hingga penbatalan semuanya dilakukan di gedjng PLHUT tersebut," jelasnya.

Gedung PLHUT tersebut, kata Nizar selain untuk mendaftar atau memberikan informasi haji juga tempat informasi terkait penyelenggaraan umrah. Ia mengakui kasus-kasus umrah yang menyeret beberapa travel umrah karena masyarakat minim informasi penyelenggaraan umrah.

"Perlu dibentuk sebuah layanan yang bisa memberikan manfaat kepada calon jamaah baik umrah maupun haji dalam apa memperoleh informasi yang benar travel umrah yang betul-betul berkualitas betul-betul amanah itu travel yang mana bisa dikonsultasikan melalui pusat layanan Haji dan umrah terpadu di tingkat kabupaten/ kota," jelasnya.

Hadir dalam peresmian perwakilan Walikota Sorong, perwakilan Bupati Sorong, Forkopimda Papua Barat, perwakilan Bank BPS BPIH serta Kasubdit Asrama Haji Kemenag Haryanto.

Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca