Lompat ke isi utama
x

Dirjen PHU Sampaikan Inovasi Haji 2020 pada Sertifikasi Pembimbing Manasik Profesional

HajiBerkualitas1

Yogyakarta (PHU)--Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar menyampaikan hal-hal terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H/2020M, sebagai upaya untuk memudahkan jemaah haji dalam perjalanan menuju tanah suci dan terwujudnya haji mabrur, Kemenag menyelenggarakan program inovasi haji. 

“Tahun ini fast track tak hanya diterapkan di bandara Soetta namun juga di bandara Juanda (Surabaya). Hal ini merupakan inovasi guna mempercepat proses imigrasi bagi jemaah haji,” kata Nizar dalam acara sertifikasi pembimbing manasik haji profesional di Yogyakarta. Sabtu (15/02).

Kanwil Kemenag Provinsi DIY bekerjasama dengan UIN Sunan Kalijaga dan Organisasi Masyarakat Islam Nahdlatul Ulama (NU) menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional di Asrama Haji Yogyakarta.

Acara ini akan berlangsung selama 8 hari sejak (14/02) sampai (21/02). Sebanyak 113 peserta yang berasal dari kalangan ustadz, dosen, utusan KBIH, utusan PPIU dan masyarakat umum mengikuti program ini dengan antusias.

Tak hanya itu, untuk konsumsi pemerintah telah mengupayakan full covered. Pada tahun sebelumnya, beberapa hari mendekati puncak hajipada 5, 6, 7, 14 dan 15 Dzulhijjah konsumsi ditiadakan.

“Dikarenakan crowdednya situasi saat puncak haji, distribusi konsumsi sangat sulit dilakukan untuk menjangkau jemaah haji. Itulah alasan utama konsumsi ditiadakan pada tahun sebelumnya. Tahun ini konsumsi siap dilakukan full covered. Kami akan mengupayakan distribusi dan kesiapan konsumsi selama puncak ibadah haji,” tegas Nizar. 

“Saat puncak haji, jemaah membutuhkan asupan makanan yang bergizi agar dapat menjalankan ibadah dengan maksimal,” imbuhnya.

Pelayanan yang akan diterima jemaah haji di Arab Saudi yaitu konsumsi yang diterima jemaah pada tahun ini akan mendapatkan layanan makan di Makkah sebanyak 50 kali. Layanan konsumsi ini meningkat dengan biaya tetap dimana pada penyelenggaraan haji tahun sebelumnya yaitu 1440H/2019M jemaah mendapatkan layanan makan di Makkah sebanyak 40 kali. Sebagai bentuk dari inovasi haji tahun ini, akan diadakan manasik sepanjang tahun. 

Pada tahun ini pula, transportasi udara yang digunakan untuk mengangkut jemaah haji tak hanya menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Tahun ini Kemenag menyepakati maskapai Citilink dan Flynas untuk turut serta dalam pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji.

“Penambahan jenis maskapai yang bekerjasama dengan Kemenag dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H/2020M dimaksudkan agar maskapai-maskapai dapat bersaing dan memberikan pelayanan terbaik dan juga tidak terjadi monopoli dalam kerjasama yang dibuat dikarenakan terdapat pedoman dan standar yang harus dipenuhi,” tandasnya.

Penulis
Amnia Salma
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca