Lompat ke isi utama
x

Kemenag Siapkan Tiga Skenario Manasik Haji

bt

Bukittinggi (PHU)—Analis Kebijakan Direktorat Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Mahmudi Affan Rangkuti mengungkapkan ada tiga skenario bimbingan manasik haji yang disiapkan Kementerian Agama untuk Penyelenggaraan Haji kedepan. Hal itu dikatakan Affan saat menjadi pembicara kegiatan Koordinasi dan Penyebaran Informasi Haji “Advokasi Haji” Tahun 2022 melalui daring.

"Ada tiga skenario manasik haji yaitu Bimbingan manasik haji untuk jemaah reguler yang akan berangkat ditahun berjalan, Penyuluhan tentang haji bagi jemaah waiting list (daftar tunggu) 2 tahun  pemberangkatan, serta Sapa Jemaah untuk jemaah haji dengan daftar tunggu di atas 3 tahun dan untuk calon jemaah haji (masyarakat).

“Untuk tiga hal ini kami mengimbau kepada seluruh pegiat haji baik lintas lembaga pemerintah atau non pemerintah untuk ikut bersama mencerdaskan kehidupan haji," kata Affan.

Dalam materinya ia menjelaskan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bagi pegiat haji dalam beberapa tematik haji, antara lain haji ditinjau dalam perspektif Historis, haji ditinjau dalam perspektif Ritus, haji ditinjau dalam perspektif Moderasi Beragama, serta haji ditinjau dalam perspektif Pengabdian Sosial kemasyarakatan

“Kami juga meminta untuk bersinergi dalam mengimplementasikan tiga protokol haji (menjaga Rafas  Fusuk dan Jidal) dengan bingkai taqwa, sehingga dapat menghadirkan wajah Allah di muka bumi,” ujar Affan yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia ini.

bt

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Eri Iswandi dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada pihak terkait atas kerjasama dalam menyukseskan Penyelenggaraan Haji tahun ini

"Kami menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimaksih atas kerjasma yang sudah terjalin selama ini. Masih banyak  yang harus kita kerjakan bersama dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan. Dengan semangat dan kebersamaan  catatan-catatan untuk perbaikan akan dapat kita laksanakan dengan baik dalam melayani para tetamu Allah," tuturnya.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Ramza Husmen mengatakan overview pelaksanaan Haji tahun 2022 ini dimulai dari persiapan, pemberangkatan, selama di Tanah Suci dan kembali ke Tanah Air.

“Dari gambaran yang disampaikan akan ada tindak lanjut perbaikan dan penyempurnaan oleh pemerintah kita,” kata Ramka.

"Mari kita melayani  jema'ah para tamu Allah dengan hati dan sepenuh hati. Semoga  pelayanan, bimbingan yang kita lakukan di redhai Allah SWT," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Tri Andriani Djusair dalam laporannya menyampaikan kegiatan advokasi haji ini diselenggarakan dengan tujuan untuk melakukan evaluasi, identifikasi, pemetaan penaganan masalah masalah haji khususnya di Kota Bukittinggi.

“Sehingga dengan kegiatan ini kita dapat memberikan layanan, perlindungan dalam dimensi informasi dan edukasi terhadap jema'ah dan masyarakat," jelasnya.

Selanjutnya kata Tri, Advokasi haji tidak hanya hadir saat ada persoalan tapi juga bersifat preventif. "Melalui kegiatan ini koordinasi, komunikasi, saling berbagi informasi antar stakeholder dalam upaya peningkatan layanan, pembinaan, perlindungan terhadap jemaah haji Kota Bukittinggi," terangnya.

Kegiatan ini di ikuti 25 orang peserta yang terdiri dari Bagian Kesra Pemko Harmezi, Kepala Dinas Kesehatan Linda Feroza, pimpinan Bank Penerima Setoran Haji, Pembimbing Ibadah Haji, Ketua Kelompok  Penyuluh (Pokjaluh), Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Bukittinggi dan Unsur Kementerian Agama Kota Bukittinggi. (Syafrial)

 

Penulis
Syafrial
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca