Lompat ke isi utama
x

Pelaporan Berbasis Digital Berhasil, Dirbina Haji Apresiasi Petugas Kloter

phu

Pontianak (PHU) --- Direktur Bina (Dirbina) Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Arsad Hidayat mengapresiasi keberhasilan para petugas kloter dalam melaksanakan pelaporan berbasis digital pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Hal ini disampaikannya saat hadir dalam kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M yang diselenggarakan oleh Bidang PHU Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Pontianak, Selasa (15/11/2022).

“Alhamdulillah di tahun 2022 kami punya program dan berhasil dilakukan oleh petugas-petugas kloter. Program itu adalah pelaporan berbasis digital, jadi tidak ada lagi petugas yang ikut di kloter kecuali melaporkan secara digital. Ini juga akan menjadi prasyarat untuk menjadi petugas haji tahun depan, yakni harus mampu melaporkan secara digital. Jika ada yang masih gaptek (gagap teknologi), jangan harap jadi petugas haji,” tegasnya.

Arsad mengungkapkan bahwa kedepannya program ini juga akan diterapkan kepada petugas non kloter. “Untuk tahun depan, kami targetkan pelaporan berbasis digital (paperless) seperti ini juga akan diterapkan kepada petugas non kloter. Program ini juga dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas transformasi digital Menteri Agama, jadi harap dipersiapkan dengan seksama,” imbuhnya.

Dalam paparannya, Arsad juga memberikan evaluasi terhadap kinerja petugas haji dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M. “Selama ini persepsi jemaah terhadap petugas haji sangat bagus. Kita punya parameternya, yakni survei yang dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) yang sudah dilakukan 10 tahun, dimulai dari tahun 2010. Namanya survei Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI), inilah satu-satunya yang kita andalkan untuk bicara ke publik terkait layanan kita kepada jemaah, karena survei ini merupakan persepsi jemaah terhadap kita,” terang Arsad.

“Terakhir IKJHI rilis pada tahun 2019 oleh BPS dengan nilai 85,91 yang artinya sangat memuaskan. Untuk tahun 2022 setelah 2 tahun tidak ada haji, kita mendapatkan kuota jemaah walaupun hanya 46%. Dan alhamdulillah, walaupun sampai saat ini IKJHI Tahun 2022 belum rilis, testimoni jemaah hampir semuanya syibhul ittifaq (meminjam istilah Arab), artinya hampir mencapai sebuah kesepakatan,” sambungnya lagi.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 2 hari, yaitu dari tanggal 15 s.d. 16 November 2022. Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis. “Kepada peserta untuk benar-benar mengikuti acara ini dengan serius demi penyelenggaraan ibadah haji yang lebih baik lagi,” pungkas Yanis saat hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Turut hadir Kabid PHU Kanwil Kemenag Kalbar Darohman selaku ketua pelaksana, serta 40 peserta lainnya dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, petugas kloter dan non kloter, serta pejabat/pegawai di Bidang PHU Kanwil Kemenag Kalbar.

Penulis
Mustarini Bella Vitiara
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca