Lompat ke isi utama
x

PLHUT Kemenag Kab. Kuningan Diresmikan, Kakanwil: Pelayanan Jemaah Haji dan Umrah Semakin Cepat

jabar

Kuningan (PHU) --- Staf Khusus Menteri Agama RI Moh Nuruzzaman dan Bupati Kab. Kuningan Acep Purnama yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam meresmikan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan di Area Komplek Kuningan Islamic Centre (KIC) pada Rabu (11/01/23).

 

Kepala Kantor Kemenag Kab. Kuningan Ahmad Handiman Romdony mengatakan bahwa peresmian gedung PLHUT Kankamenag Kuningan ini merupakan rangkaian kegiatan dari Hari Amal Bhakti ke-77.

 

"Gedung PLHUT adalah bentuk komitmen Kemenag dalam memberikan pelayanan maksimal dan optimal bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. PLHUT diyakini dapat membantu Kabupaten Kuningan yang semakin maju dan agamis. Hal ini juga sejalan dengan melaksanakan visi Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat yang SEHATI," ungkap Romdony.

 

“PLHUT Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan dibangun di atas tanah hibah hampir 3.000 M yang merupakan hibah dari FK KBIHU Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Kota Kabupaten Kuningan. Selain didirikan untuk PLHUT, rencananya juga akan dibangun Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan sehingga dapat berdampingan dengan Kantor Pemda Kab. Kuningan,” sambungnya.

 

Berkenaan hal itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam menginstruksikan kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kuningan untuk membuat Grand Design Kantor Kabupaten Kuningan yang rencananya akan dibangun di dekat PLHUT.

 

“Dalam pembuatan Grand Design harus memperhatikan empat aspek penting, yaitu Pelayanan, Sosial, Mengakomodir Aspek Budaya, dan Ekonomis,” tegasnya Ajam.

 

Menurutnya, pembangunan harus didahului oleh analisa yakni dampak sosial dan ekonomi sebagai rencana. Ajam menilai bahwa peran serta masyarakat sekitar juga diperlukan agar pembangunan tersebarkan lebih konkrit kepada masyarakat sekitar yang mengakomodir aspek budaya.

 

Di hadapan Bupati, Ajam juga mengungkapkan bahwa pembangunan harus ekonomis, efektif, dan efisien. "Bangunan harus mudah dipelihara, nyaman dipakai, dan mudah dilihat. Tidak boleh biaya pemeliharaan lebih besar dibanding pemanfaatannya," tegasnya.

 

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Ahmad Patoni, Ketua MUI Kab. Kuningan, Forkopimda Kab. Kuningan, serta  Kepala Cabang Bank BJB Syariah Kab. Kuningan.

 

Penulis
Humas Kemenag Jabar
Editor
Mustarini Bella Vitiara

Jumlah Pembaca