Lompat ke isi utama
x

Usai Sambangi MAN, Program Haji Muda Kini Diikuti MTsN 2 Bukittinggi

bt

Bukittinggi (PHU)--Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) secara maraton terus gencar sosialisasikan Gerakan Haji Muda melalui Program "KEJAR CERIAMU" (1 Rekening 1 Pelajar Cepat Raih Haji Muda). 

Kali ini, Kemenag Bukittinggi menggandeng  Bank Nagari Syariah Bukittinggi untuk memberikan sosialisasi "Kejar Ceriamu" di MTsN 2 Bukittinggi dan bertempat di Mushalla Madrasah setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Zulfikar, Kepala MTsN 2, Fakhri, Majelis Guru, Pimpinan Bank Nagari Syariah Bukittinggi, Adrinal beserta team KEJAR CERIAMU serta seluruh seluruh siswa MTsN 2 Bukittinggi.

Pada kesempatan tersebut Pimpinan Bank Nagari Syariah Adrinal sangat mengapresiasi program "Kejar Ceriamu" yang di inisiasi Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah  dalam memberikan kemudahan kepada pelajar Madrasah untuk menabung. 

"InsyaAllah dengan sistem ini pihak perbankan akan langsung datang ke MTsN 2 Bukittinggi menjemput tabungan dari anak-anak kita pelajar MTsN 2 Bukittinggi, disamping itu juga melayani dengan berbagai kemudahan dan reward bagi pelajar yang buka rekening langsung ke Bank Nagari. program ini juga di peruntukan bagi anak guru dan pegawai Madrasah," ungkap Adrinal.

bt

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Tri Andriani Djusair dalam sosialisasinya menyampaikan terkait tagline Haji Indonesia Mabrur, Sehat, Barakah. Tiga kata yang mempunyai makna yang mendalam. Mabrur dalam kamus Arab Indonesia di artikan ibadah yang diterima disisi Allah SWT, 

“Dalam sebuah hadis Rasulullah mengatakan " Al Hajjul Mabruur laisa lahu jaza illa aljannah " haji yang mabrur tak ada balasan apapun melainkan surga ini yang menjadi cita-cita umat muslim sedunia,” jelas Tri.

Kedua Sehat, ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan tenaga kuat dan fisik yang sehat. Mayoritas jemaah haji kita di atas 60 tahun dengan profil resiko tinggi, sehingga pelaksanaan ibadah haji tak lagi sempurnya Serta Barakah artinya mendatangkan kenikmatan, bertambah atau berkembang. 

"Belum ada kita mendengar orang pulang haji atau menabung haji jatuh bangkrut atau jadi miskin. Bahkan sebaliknya nikmat Allah  SWT semakin bertambah dan usaha makin berkembang," tuturnya.

Tri Andriani Djusair juga mengatakan memulai menabung haji setidaknya ada 3 berani yang harus kita tanamkan yaitu pertama berani luruskan dan bulatkan tekad untuk menunaikan ibadah haji, kedua berani memulai menabung dengan disiplin dan mendisiplinkan diri menabung semampunya dan berani  menyelesaikan maksudnya jika sudah kokoh niat naik haji diikuti usaha menabung jangan sampai batal di tengah jalan. 

“Untuk paket internet kita bisa sisihkan dana kenapa tidak untuk haji, untuk nongkrong di cafe kita bisa kenapa kita tidak bisa alihkan buat tabungan haji. Haji muda itu keren, yoo kejar ceriamu," paparnya

Sementara itu Kepala MTsN 2 Bukittinggi Fakhri sangat bersyukur atas kedatangan Plh. Kakan Kemenag Kota Bukittinggi bersama Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Pihak Perbankan beserta tim dalam rangka memberikan sosialisasi terkait Gerakan Haji Muda melalui program Kejar Ceriamu sekaligus memotivasi siswa MTsN 2 Bukittinggi untuk selalu berprestasi sekaligus menabung untuk raih haji muda.

"Melalui program yang di inisiasi Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi bersama Bank Nagari Syari'ah, siswa MTsN 2 Bukuttinggi mencoba menggapai impian seorang muslim untuk dapat berhaji di usia muda. Walaupun butuh waktu lama untuk sebuah porsi haji, namun ini sebagai bentuk wujud seorang siswa madrasah yang cinta akan ajaran agamanya sekaligus membiasakan menabung," tuturnya.

Sosialisasi Gerakan Haji Muda dengan program "Kejar Ceriamu" ini berjalan lancar dan sukses, di sambut gembira oleh 785 orang pelajar di MTsN 2 Bukittinggi serta bertabur doorprise dari Bank Nagari Syari'ah Cabang Bukittinggi. (Syafrial)

Penulis
Syafrial
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca