Dasar Ibadah Haji

Hajisiana (Sinhat)--"Haji adalah rukun Islam kelima, dimana merupakan kewajiban sekali seumur hidup bagi setiap orang Islam yang mampu menunaikannya. Secara bahasa, haji berarti Al-Qashd (bermaksud) adalah pergi mengunjungi tempat yang diagungkan. Sementara secara istilah, haji bermaksud mendatangi Baitullah untuk amal Ibadah tertentu yang dilakukan pada waktu dan cara yang tertentu juga. Dasar hukum haji Para ulama fiqih sepakat bahwa Ibadah Haji dan Umrah adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim yang mempunyai kemampuan biaya, fisik dan waktu, sesuai dengan nash Al-Qur’an:."

Haji Abad 21: Renungan Keshalehan Individu dan Sosial

Hajisiana (Sinhat)--" Rasullullah saw telah memberikan sinyalnya, diriwayatkan dari Tqausan r.a Rasulullah saw bersabda: “Akan terjadi, bersatunya bangsa-bangsa didunia menyerbu kalian seperti sekelompok orang menyerbu makanan”. Salah seorang sahabat bertanya: “apakah karena jumlah kami dimasa itu sedikit”. Rasulullah menjawab: “jumlah kalian banyak tapi seperti buih dilautan. Allah mencabut rasa takut dari dada musuh-musuh kalian dan Allah menanamkan penyakit ‘wahan’ dalam hati kalian.” Lalu ada yang bertanya lagi:“apakah penyakit ‘wahan’ itu ya rasulullah?” Beliau bersabda: “Cinta kepada dunia dan takut mati!”. (Silsilah Hadist Shahih No.958)."

Terbitnya Peraturan Presiden Tentang Biaya Haji

Hajisiana (Sinhat)--"Dengan terbitnya Perpres ini, maka secara tidak langsung,prosesi sakral persiapan menunaikan rukun Islam yang ke lima itu dimulai."

Hal Kecil Punya Arti Besar

Hajisiana (Sinhat)--"Obyek menarik yang perlu difoto melimpah. Sehingga tidak sedikit kamera foto digi-tal maupun handycam yang memori atau penyimpan gam-barnya menjadi Full. Tidak bisa dipakai untuk memotret atau merekam gambar. Jalan keluar-nya yang paling praktis yaitu membawa memori cadangan yang memadai dari tanah air. apa lagi kalau dibelinya ditem-pat penjual kamera kita tersebut. Sehingga pasti pas dan cocok. Kita pun bisa minta diajari cara memasangnya."

Catatan Sukses Haji 2013

Hajisiana (Sinhat)--"Pengurangan kuota dan ketatnya Kementerian Agama dalam menerapkan pengurangan tersebut membuat pelayanan bagi jamaah haji Indonesia lebih maksimal. Hal ini terlihat pada saat wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan melontar jumrah di Mina. Momen wukuf, mabit dan melontar jumrah sangat penting bagi pelaksanaan haji. Bus yang digunakan Kementerian Agama untuk para jamaah bagus. Makanan juga tersedia cukup, perjalanan lancar praktis tanpa kemacetan."--Jusuf Kalla (JK) Wakil Presiden RI 2004-2009, Ketua Dewan Mesjid Indonesia.

Jemaah Haji Mandiri

Hajisiana (Sinhat)--"Pengamatan sementara terhadap dampak pembinaan/bimbingan jemaah haji yang selama ini dilakukan, belum menunjukan hasil yang optimal. Hal ini dapat diamati dan ditemukan dalam pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi masih adanya ketergantungan jemaah haji ke­ pada petugas atau orang lain, malahan masih."

Halaman


Scroll to Top