25% Pembimbing Haji Bersertifikat Nasional Asal Jabar

Ditulis oleh Abdul Basir pada Jumat, 08 Desember, 2017

Bekasi (PHU)---Sertifikasi pembimbing manasik haji merupakan sebuah terobosan Kementerian Agama dalam meningkatkan layanan pembinaan ibadah kepada jemaah haji. Selama dua tahun terakhir Kemenag Provinsi Jawa Barat telah lima kali menyelenggarakan sertifikasi pembimbing profesional selain beberapa kali lainnya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

A Bukhori, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jabar dalam sambutan pembukaan sertifikasi pembimbing manasik haji berharap kegiatan akan berjalan lancar.

"Saya harap sertifikasi terus menghasilkan
pembimbing yang mumpuni dalam menjalankan tugas membina ibadah jemaah haji," ujar Bukhori mengawali sambutannya di aula Asrama Haji Bekasi, Kamis (7/12/2017).

Menurut Bukhori, Jabar telah berhasil mensertifikasi pembimbing manasik haji sebanyak lebih dari 719 orang. "Hari ini 100 orang yang mulai proses sertifikasi, bila nanti semua lulus maka akan ada 819 pembimbing profesional di Jabar yang setara dengan 1/4 kebutuhan nasional," imbuhnya

Dalam laporannya kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Bukhori yang pernah menjabat sebagai Kepala Kemenag Karawang dan Kepala Bidang PHU Kemenag Jabar, menuturkan tetap bekerjasama dengan UIN Sunan Gunung Jati Bandung dalam menggelar sertifikasi pebimbing haji.

"UIN Bandung sebagai PTKIN dengan reputasi tinggi pasti telah memilih narasumber yang memiliki kompetensi unggul dari Kemenag, UIN, praktisi ulama," tegasnya.

Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai ujung tombak UIN dalam pelaksanaan sertifikasi pembimbing haji, tentu akan menerapkan standar yang ketat dalam meluluskan peserta.

"Saya minta peserta serius ikuti kegiatan supaya lulus berkualitas mampu benar melayani masyarakat Jabar dan nasional, karena UIN tidak main-main dalam melaksanakan sertifikasi," tandasnya. (ab/ab).


Scroll to Top