Asyik, Dapat Belajar Foto Jurnalistik

Ditulis oleh Abdul Basir pada Jumat, 10 November, 2017

Jakarta (PHU)---Selama dua hari (9-10 November 2017) para pegawai kehumasan dari setiap unit eselon I Kementerian Agama mempelajari teknik menulis karya jurnalistik di Media Indonesia. Banyak ilmu baru yang diperoleh para peserta selian merefresh kemampuan menulis yang telah dimiliki.

 

Selain materi Teknik Membuat Tulisan oleh Djadjat Sudrajat dari Dewan Redaksi Media Indonesia, Teknik Menulis oleh Pemimpin Redaksi Metro Tv News.com, ada pula materi menarik Foto Jurnalistik oleh Haryanto fotografer senior Media Indonesia.

 

Sebelum memberikan materi seputar foto, Haryanto yang biasa disapa Harry Bujel terlebih dahulu menampilkan karya fotografinya yang sangat eksotis. Setelah peserta larut dalam ‘cerita foto’ yang ditampilkan, baru Harry masuk memberikan tips-tips fotografi.

 

“Sebelum hunting foto sebaiknya ada beberapa langkah yang perlu dilakukan fotografer,” ujar Harry mengawali materinya di Gedung Media Indonesia, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

 

“Pewarta harus memperbanyak referensi berupa memori visual, jangan asal jepret saja” imbuh Harry yang ternyata juga merupakan seorang penyanyi dan gemar travelling.

 

Selain itu Harry juga meminta peserta memperkuat sensitivitas dari lingkungan paling dekat untuk mengasah kepekaan fotografi.

 

“Selain itu agar foto yang dihasilkan memiliki makna mendalam, harus ada pravisualisasi sebelum pemotretan. Jangan lembek, harus mampu menaklukkan hambatan di lapangan supaya foto yang dihasilkan bena-benar maksimal,” ujarnya dengan lugas.

 

Di akhir materinya Harry juga berpesan agar foto yang dihasilkan berorientasi pada pembaca bukan pada diri fotografernya. “Pemotretan yang dilakukan itu untuk pembaca, jadi harus mudah dipahami oleh mereka,” pungkasnya. (ab/ab).


Scroll to Top