Belajar Manajemen Haji, Somalia Contoh Indonesia

Ditulis oleh anggoro husni pada Senin, 02 September, 2019

Makkah (PHU) --- Setelah sebelumnya Malaysia dan Turki menyebut Indonesia sebagai salah satu penyelenggara haji terbaik, kali ini apresiasi datang dari negara yang telah menetapkan Islam sebagai agama resminya, Somalia.  Apresiasi ini disampaikan Ketua Misi Haji  Somalia Umar Faruk, saat berkunjung ke Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah, di Makkah. 

Somalia pun menyatakan keinginannya untuk mencontoh keberhasilan penyelenggaraan haji Indonesia. "Indonesia dengan jumlah jemaah yang sangat besar tapi paling tertib. Sedangkan kami, jemaah Somalia hanya 11.500, tapi belum bisa tertib seperti Indonesia," ujar Umar Faruk, Minggu (01/09). 

Kepada Kepala Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid yang menyambut kedatangannya, Umar Faruk menyampaikan  keinginan Somalia untuk menjalin kerjasama dengan misi haji Indonesia. 

"Kami ingin belajar bagaimana menyusun jadwal, mengatur pengelompokan jemaah, membina jemaah, serta  menyediakan layanan sejak tanah air hingga Arab Saudi," sambung Umar Faruk. 

Menanggapi hal ini, Kadaker Makkah Subhan Cholid menyampaikan Indonesia amat terbuka untuk melakukan tukar informasi dan pengalaman terkait penyelenggaraan haji dengan negara mana pun, termasuk Somalia. "Kami menyambut baik kedatangan teman-teman Misi Haji Somalia, dan terbuka untuk berbagi pengalaman," ujar Subhan. 

Salah satu kunci yang menjadi kekuatan Indonesia dalam penyelenggaraan haji menurut Subhan adalah ketatnya penjadwalan yang dibuat oleh Misi Haji Indonesia. "Kami membuat jadwal dengan detil dan rigid. Dengan jadwal ini, kami kemudian dapat mengatur skenario layanan sepanjang musim haji berlangsung," ungkap Subhan.(mch/ha)  


Scroll to Top