Dirjen PHU : KUA Akan Diperkuat Sebagai Lokomotif Manasik Haji

Ditulis oleh anggoro husni pada Kamis, 09 November, 2017

Jakarta (PHU)—Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar mengatakan akan memperkuat peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan sebagai lokomotif manasik haji. Jadi saat ini keefektifan berkurang karena calon Jemaah lebih tertarik dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) daripada KUA. Demikian disampaikannya saat Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Penyelenggaraan Ibadah Haji di Marlynn Park Hotel Jakarta. Rabu (8/11/2017).

“Karena selama ini calon Jemaah haji lebih percaya KBIH daripada KUA,” tegasnya.

Selama ini, lanjut Nizar, calon Jemaah haji yang diundang untuk melaksanakan manasik haji tidak sesuai dengan ekspetasi yang diharapkan oleh calon Jemaah haji. Tapi kalau KBIH yang mengundang pasti semua Jemaah datang, Nizar juga meminta agar KBIH tidak esklusif. Jadi jangan merasa Jemaah haji yang berada dalam satu kloter adalah Jemaah miliknya sehingga tidak memperhatikan Jemaah yang lain.

“Kalau sudah menyatu dalam satu kloter bukan milik satu KBIH saja, sehingga jangan ada silang pendapat atau kontroversi didalamya,” ujarnya

Dirinya juga menyambut baik adanya pola regulasi dengan bekerjasama dengan KBIH, adanya permintaan petugas untuk KBIH, pihaknya juga melakukan perubahan-perubahan radikal menyangkut petugas haji kedepan, termasuk meminta tambahan kuota petugas untuk KBIH dan nantinya

“Apabila nanti ada Gubernur atau Bupati yang tidak mengalokasi anggaran, kita harus keras akan mengisi petugas di KBIH,” tegas Nizar.

Kedepannya KUA dalam melaksanakan manasik juga dapat melibatkan KBIH, jadi pengurus forum KBIH diundang, sehingga nanti ada jemaahnya yang tertarik, karena KBIH akan memobilisasi jemaahnya untuk melaksanakan manasik di KUA.

“Diharapkan nanti ada sinergi yang baik antara KBIH dan KUA,”ucapnya.(ha/ha)


Scroll to Top