INFO

  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE DIREKTORAT PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMRAH KEMENTERIAN AGAMA

Kemenag Akan Ajukan Slot Time Penerbangan Haji Lebih Awal

Ditulis oleh anggoro husni pada Jumat, 04 Oktober, 2019

Lombok (PHU)—Musim haji mendatang, Kementerian Agama akan mengajukan slot time untuk penerbangan haji lebih awal, hal ini dilakukan agar waktu penempatan hotel jemaah tidak bergeser, sehingga jemaah haji dapat langsung menempati hotelnya masing-masing.

Demikian dikatakan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama Muhajirin Yanis saat mejadi pembicara Kegiataan Evaluasi Program Penyelenggaraan Haji dan Umrah Pelaksanaan Proyek yang di Biayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2019 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kamis (03/10).

“Penyesuain jadwal pesawat tahun depan diharapkan slot time penerbangan sudah dikeluarkan sejak awal sehingga penempatan rumah tidak akan bergeser,” kata Muhajirin.

Pihaknya juga sudah melaporkannya ke Menteri Agama perihal hal ini. Dia meminta agar penetapan jadwal slot time penerbangan haji ini harus dilakukan dengan pembicaraan kepada pihak terkait yanmg dalam hal ini adalah General Authority Civil Aviation (GACA) Arab Saudi yang dilanjutkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan hitam diatas putih.

“Kemarin saya sudah lapor ke Pak Menteri ini sudah harus dilalukan pembicaraaan lebih lanjut dan harus ada MoU, Kalau dengan orang Arab itu harus ada hitam diatas putih,” kata dia.

Sementara itu, terkait perlindungan jemaah, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan Haji untuk bersinergi terkait masalah istitha’ah jemaah. Karena perlindumgan jemaah bukan hanya semata-mata asuransi saja. Menurut pantauannya saat dibandara dirinya pernah menemukan salah seorang jemaah haji dibatalkan keberangkatannya oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) karena mempunyai riwayat penyakit gagal ginjal stadium IV.

Menurutnya penyakit tersebut bukannlah penyakit menular dan tidak membahayakan orang lain. Bahkan menurut pengakuaan jemaah haji lainnya, saat ditanah suci jemaah tersebut banyak bantu jemaah, sedangkan jemaah haji yang sehat banyak juga yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia maupun yang dirujuk di Rumah Sakit Arab Saudi.

“Saat ditanah suci banyak bantu jemaah yang tidak sakit banyak yang tidak karena setelah cuci darah sudah bisa beraktivitas kembali,” pungkasnya..(ha/ha)


Scroll to Top