Kemenag Imbau Kelompok Bimbingan Gunakan Seragam Batik Haji

Ditulis oleh anggoro husni pada Kamis, 11 Juli, 2019

Madinah (PHU) - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) diingatkan untuk tidak menonjolkan identitasnya dalam bentuk spanduk, jaket, stiker dan lainnya ketika berada di Arab Saudi. Seluruh jemaah yang telah berada di Tanah Suci merupakan jamaah haji Indonesia.

Peringatan ini disampaikan Kasie Bimbingan Ibadah (Bimbad) Daerah Kerja (Daker) Bandara, Aruji Maswatu setelah menemukan jemaah haji dari Embarkasi Batam (BTH) mengenakan jaket bertuliskan identitas KBIH saat turun di Bandara Prince Mohammed Bin Abdulaziz Madinah.

"Memang kami temukan salah satu kloter yang menggunakan jaket bertuliskan promo bimbingan (KBIH). Itu tidak boleh, itu sudah dilarang oleh pemerintah," katanya, Rabu (10/7/2019).

Aruji menegaskan, KBIH adalah mitra pemerintah dalam hal bimbingan ibadah haji saat berada di Tanah Air. Namun setelah masuk ke Tanah Suci KBIH tidak boleh menonjolkan identitasnya dalam bentuk apapun.

"Kalau sudah berada di Tanah Suci bukan lagi kelompok bimbingan tapi jemaah haji Indonesia," katanya.

Temuan itu, kata Aruji, telah dibuatkan laporan kepada pimpinan. Kementerian Agama (Kemenag) nantinya akan memberikan teguran, baik lisan maupun tertulis, kepada kelompok bimbingan ibadah tersebut usai pelaksanaan ibadah haji.(mch/ha)


Scroll to Top