INFO

  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE DIREKTORAT PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMRAH KEMENTERIAN AGAMA

Kemenag Sumbar Gelar Dialog Haji dan Umrah

Ditulis oleh anggoro husni pada Rabu, 04 Desember, 2019

Padang (PHU) — Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) kembali digelar diberbagai daerah di Indonesia. Setelah Gorontalo, kini giliran Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat menggelar dialog bertema haji dan umrah tersebut.

Kakanwil Kemenag Sumbar Hendri membuka acara tersebut bersama dekan dan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN IB Padang di Aula Amal Bhakti II Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat (04/12).

Melalui acara yang dihadiri empat puluh mahasiswa dan Dekan serta Dosen bersangkutan, Hendri berharap informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umroh di Indonesia bisa sampai ke tengah-tengah masyarakat serta memunculkan berbagai inovasi dan ide-ide kreatif untuk kedepannya.

“Penyelenggaraan ibadah haji dan umrah ini telah diatur oleh UU No 8 Tahun 2019 yang banyak berisi inovasi dan kreasi sehingga memunculkan layanan penyelenggaraan haji dan umroh yang baik. Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas pemerintah untuk memenuhi dan memperbaiki layanan untuk jamaah dalam penyelenggaraan ibadah haji," ujarnya.

"Animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji semakin lama semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk muslim tiap tahunnya. Untuk Sumbar sendiri jamaah haji yang mengantri untuk melaksanakan ibadah haji ini sudah sampai 19 tahun dengan jumlah daftar tunggu sebanyak 86 ribu orang,” tambahnya.

Dengan adanya peningkatan pelayanan oleh pemerintah, kata Hendri, indeks kepuasaan jamaah pun meningkat tiap tahunnya dari 84.85 persen di tahun 2017 menjadi 85,91 persen di tahun 2019. Ini membuktikan pemerintah serius dalam memberikan pembinaan dan perlindungan kepada jemaah haji dengan Kementerian Agama sebagai leading sectornya serius memberikan layanan kepada jemaah haji yang bekerja sama dengan berbagai kementerian terkait lainnya.

Ia menuturkan, pemerintah selalu melakukan berbagai inovasi untuk memberikan kepuasan kepada jemaahnya. Untuk di Sumatera Barat sendiri melakukan berbagai inovasi seperti menghadirkan Bupati/Walikota melepas dan menyambut kembali jamaah haji, membuat buku panduan penyelenggaran jamaah haji khusus Sumbar, memberikan penghargaan kepada petugas haji, mengsyiarkan keberangkatan jamaah haji dengan memasang spanduk dan poster, seluruh panitia diwajibkan memakai peci,air zam-zam bisa di terima jamaah di daerah dan langsung di bawa pulang, menyambut kedatangan jamaah haji dari daerah dengan salawat badar di asrama haji dan untuk petugas haji ditempatkan dekat dengan jamaah haji.

Selain itu, dirinya juga mengekspose inovasi lembaga ikhlas beramal dalam melayani jamaah pada tahun 2020 mendatang diantaranya respon darurat untuk di Arafah, Mina dan Muzdalifah untuk kejadian-kejadian darurat, kloter berbasis wilayah, inovasi pelayanan terpadu dan sistem pelaporan, efisiensi proses visa oleh Kantor Wilayah serta beberapa penambahan layanan yang memudahakan dan lebih baik tiap tahunnya. (Dila/Stefany/Jamil/ha)


Scroll to Top