INFO

  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE DIREKTORAT PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMRAH KEMENTERIAN AGAMA

Kemenag Targetkan 85,3% Indeks Pelayanan Ibadah Haji Tahun 2019

Ditulis oleh anggoro husni pada Jumat, 21 Juni, 2019

Bekasi (PHU)—Kementerian Agama akan menargetkan indeks kepuasan jemaah haji Indonesia sebesar 85,3 % dalam penyelenggaraan haji tahun 2019 ini. Demikian diungkapkan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag RI, Sri Ilham Lubis, membuka sambutannya pada Kegiatan Pengukuhan PPIH Embarkasi/Debarkasi Jakarta-Bekasi Tahun 1440 H/ 2019 M dan Mealtest Penerbangan Haji Tahun 1440 H/ 2019 M, Kamis (20/6), di UPT Asrama Haji Bekasi.

“Inovasi penyelenggaraan ibadah haji yang menjadi target Ditjen PHU Kemenag RI merupakan sesuai dengan kontrak kerja yang dilakukan oleh Bapak Dirjen PHU dengan Menteri Agama RI. "Peningkatan indeks pelayanan haji pada tahun 2018 sebesar 85,23%, akan kami targetkan pada tahun 2019 menjadi 85,3%. Kami mohon doanya dari bapak dan ibu agar kami dapat bekerja dengan maksimal dan mewujudkan harapan tersebut," ujar Sri Ilham.

Dihadapan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil), Sri Ilham menjelaskan tahapan operasional penyelenggaraan ibadah haji beserta inovasinya yang mendukung meningkatnya pelayanan jemaah haji.

"Operasional penyelenggaraan ibadah haji akan dimulai pada tanggal 6 Juli 2017 yaitu pemberangkatan jamaah haji gelombang I dan untuk gelombang II pada tanggal 20 Juli 2019. Pelaksanaan Wukuf yaitu 9 Dzulhijah 1440 H bertepatan dengan tanggal 10 Agustus 2019 M," terangnya.

Indonesia yang memiliki 13 embarkasi dengan pemberangkatan jemaah haji plus petugas dengan total 216.645 orang dibagi dalam 529 kloter, Ia menyebutkan akan diberangkatkan dengan 2 maskapai penerbangan yaitu Garuda Indonesia dan Suadi Arabia.

Untuk tas yang akan dibawa oleh jamaah haji, Sri Ilham mengungkapkan jemaah haji akan diberikan 3 tas yaitu tas bagasi dengan bawaan maksimal 32 kg, tas tenteng dengan bawaan maksimal 7 kg, dan tas paspor. Selain itu saat kepulangannya nanti jemaah akan dibekali air zam zam sebanyak 5 liter atau 1 galon perorangnya.

Begitu pula dengan makanan yang akan disediakan untuk jemaah haji, Sri Ilham, menerangkan bahwa pada saat penerbangan jemaah haji akan mendapatkan 2 kali makan dan 1 kali snack serta minuman yang berstandar internasional sesuai dengan pelaksanaan mealtest penerbangan haji.

Pada akhir kegiatan ditutup dengan Mealtest Penerbangan Haji, Sri Ilham bersama Emil dan Buchori langsung meninjau makanan dan minuman yang disediakan untuk jamaah haji dan langsung mendapatkan penjelasan dari chef PT Aerofood Indonesia.(ns/ha)


Scroll to Top