Nizar: Jangan Jadi Pembimbing Karbitan

Ditulis oleh Abdul Basir pada Jumat, 08 Desember, 2017

Bekasi (PHU)---Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar, membuka secara resmi kegiatan sertifikasi pembimbing manasik haji profesional wilayah Jawa Barat. Pada sambutannya dia menganggap kerjasama dengan UIN Bandung sebagai pilihan tepat.

"UIN Bandung punya reputasi baik dan memiliki program studi Manajemen Haji dan Umrah sehingga tepat sebagai mitra kerjasama mengembangkan pembimbing manasik haji," ucap Nizar di asrama haji Bekasi, Kamis (7/12/2017) sore.

Terlebih menurut Nizar Jabar memiliki kuota haji terbesar di Indonesia sehingga memiliki peran signifikan dalam pembangunan umat Islam. Di hadapan 100 orang peserta dari seluruh Kemenag di Jabar, Nizar mewanti-wanti agar peserta bisa menjadi pembimbing profesional.

"Sebagai pembimbing manasik haji yang profesional harus mampu mengikuti perkembangan issue-issue haji yang kontemporer karena saat ini umat Islam terus menjadi sorotan publik," imbuhnya seraya mencotohkan viralnya ustadzah salah tulis ayat Al-Quran di stasiun televiai nasional baru-baru ini.

"Jangan menjadi pembimbing karbitan. Bila nanti menjadi petugas haji harus dapat mengoptimalkan ilmu manasik haji yang didapatkan," kata Nizar dengan tegas.

Mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Yogyakarta dan Direktur Pendidikan Tinggi Islam ini juga tengah merencanakan peningkatan kapasitas petugas yang menyertai jemaah atau lazim disebut petugas kloter.

"Pembimbing ibadah telah ada sertifikasinya nantinya akan diupayakan sertifikasi atau upgrade kapasitas bagi petugas kloter dan Tim Pemandu Haji Daerah/TPHD melalui pembekalan manajemen kepemimpinan dalam kloter," tambhanya.

Menurut Dirjen kelahiran Jepara ini, dia sering mendapatkan masukan tentang kinerja petugas kloter. Untuk itu pihaknya akan mengupayakan pembenahan masalah peningkatan kinerja petugas kloter.

"Ketua regu (karu) dan ketua rombongan (karom) juga akan ditingkatkan kemampuannya bukan asal pilih. Upaya ini agar karu karom mampu membantu dan meningkatkan sinergitas kerja layanan jemaah haji dalam kloter," lanjut Nizar di hadapan peserta beserta pejabat Kemenag Jabar dan para instruktur dari UIN.

Bahkan dia juga meminta bila kelak para peserta menjadi petugas haji harus bekerja sesuai regulasi dan kebijakan pemerintah.

Pada akhir sambutannya Nizar bersyukur dan berterima kasih atas keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

"Melalui forum ini saya juga mengapresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras melayani jemaah haji sehingga penyelenggaraan haji dinilai sukses oleh banyak kalangan. Dan hasil survey indek kepuasan jemaah dari BPS dapat meningkat signifikan," tandasnya. (ab/ab).


Scroll to Top