INFO

  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE DIREKTORAT PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMRAH KEMENTERIAN AGAMA

Nizar : Kewenangan Pemberangkatan Jemaah Umrah Ada Pada Asosiasi

Ditulis oleh anggoro husni pada Minggu, 01 Desember, 2019

Majalengka (PHU) --- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar mengatakan untuk pemberangkatan jemaah umrah bukan kewenangan Kemenag, tapi masing-masing asosiasi.

Pada dasarnya PPIU ini sifatnya bisnis, jika itu menguntungkan tentu PPIU akan tertarik memindahkan ke Kertajati, tentu saja PPIU ini jika nanti ada gejolak harga tentu tidak akan mau.

"Saya rasa perlu adanya komunikasi antara BPIJB Kertajati dengan PPIU dan ini akan lebih baik," tambah Nizar.

Saat ini PPIU yang berizin jumlahnya 1060 PPIU dan yang ada di Jawa Barat ada 172 PPIU ditambah lagi PPIU yang membuka cabang di Jawa Barat tentu akan tertarik memindahkan penerbangannya ke Kertajati dengan adanya intensif atau diskon.

"Selain itu konsekuensinya memindahkan ke kertajati yaitu apakah jemaah mau jika dialihkan dari cengkareng atau Husein Sastranegara ke Kertajati, hal ini terkait dengan teritorial apakah jemaah umrah dari Bogor mau diberangkatkan dari Kertajati," ujarnya.

Tentu secara lebih mudah tentu jika kita dapat menarik jemaah umrah sekitar Kertajati, kata Nizar pada saar kunjungan kerja dalam rangka Peninjauan Kesiapan Penerbangan Jamaah Haji dan Umrah tahun 2020 dibandara Kertajati, Majalengka, Jumat (29/11).

Turut mendampingi Dirjen PHU, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat A. Buchori dan Kasubdit Transportasi dan Perlindungan Jemaah Haji Reguler Nurchalis.

Acara tersebut juga dihadiri Disperbud, Pemda Jabar, Pemda Majalengka serta instansi terkait.

Sementara itu Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis menambahkan bahwa umrah saat ini sudah ada regulasinya, PPIU itu menjual paket umrah sudah dengan tiket pesawatnya.

Muhajirin berpendapat, dalam menjual paketnya sudah ditentukan kapan berangkatanya, dengan maskapai apa serta hotelnya dimana karena itu PPIU sudah harus terdapat dalam Siskopatuh, hal ini karena bagian dari pengawasan.

"Biasanya PPIU dalam memberangkatkan jamaahnya melalui bandara yang sudah ada penerbangan reguler ke Arab Saudi," terang Muhajirin.

Dengan adanya himbauan dan adanya 7 kabupaten/kota sekitar Bandara Kertajati, ada sekitar 7.000 jemaah umrah sekitar sini setiap bulannya, jika bisa memberangkatkan 5.000 jamaah umrah saja setiap bulannya, saya rasa kertajati sudah cukup ramai," pungkas Muhajirin.(ba/ha)


Scroll to Top