INFO

  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE DIREKTORAT PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMRAH KEMENTERIAN AGAMA

Pasar Jajanan Arab di Donohudan

Ditulis oleh Abdul Basyir pada Minggu, 15 September, 2019

Solo (PHU)---Berbagai oleh-oleh khas haji dijajakan di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Tidak kurang dari 20an lapak berjajar layaknya pasar dengan aneka rupa jajanan dan souvenir Arab Saudi.

Salah satu penjaga took oleh-oleh beranama Lukman, dagangannya tahun ini agak sepi. Lukman yang telah berdagang di lokasi yang sama selama 15 tahun terakhir mengatakan omsetnya selalu mengalami penurunan setiap tahunnya.

“Tahun ini yang paling sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Lukman yang menggelar dagangannya di belakang aula penerimaan pemulangan jemaah haji.

Saat ditanya penyebab sepinya dagangannya, Lukman menduga karena banyak jemaah haji yang belanja oleh-oleh lewat online shop. Selain itu Lukman juga menduga banyak jemaah yang sudah belanja saat manasik.

“Menurut penuturan jemaah banyak juga diantara mereka yang telah belanja melalui KBIH,” ujarnya.

“Dulu sebelum era online dagangan masih ramai. Masalah laku tetap laku, masih banyak jemaah yang pesen oleh-oleh sebelum mereka bertolak ke tanah suci dari embarkasi,” imbuhnya.

Saat ditanya keaslian barang dagangannya, Lukman menjelaskan dengan lugas. Dia tidak menampik bahwa memang banyak dagangan yang import dari China dan Amerika seperti mainan anak-anak, tasbih, dan kacang almond. Namun sebagian besar seperti kurma dan souvenir lainnya merupakan barang asli dari Arab dan stok baru.

“Barang dagangan kami semuanya stok baru. Banyak pesanan juga yang kami layani, meskipun ada pula pesanan yang tidak diambil. Sebagai pedagang hal itu sudah biasa, belum rejeki saya,” ujar Lukman sambil tersenyum.

Penjualan oleh-oleh di asrama haji memang mempermudah jemaah haji. Sebagian besar jemaah haji juga masih memiliki image bahwa yang namanya oleh-oleh harus dibawa setelah pulang dari ibadah haji. Seperti dituturkan Muh Sukuroji jemaah asal Grobogan.

“Ternyata beberapa item oleh-oleh lebih murah belanja di sini, seperti kacang almond kalau beli di Arab sekitar 60 riyal per kilo sementara di lapak asrama haji dijual 200ribuan,” tutur pria yang biasa disapa Sukur itu. (ab/ab).


Scroll to Top