Proyek SBSN Strategis dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Ditulis oleh Abdul Basyir pada Rabu, 19 Juni, 2019

Yogyakarta (PHU)---Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DI Yogyakarta, Edi Gunawan, menegaskan bahwa proyek SBSN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Yogyakarta. Edi menyampaikannya saat menjadi narasumber kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran SBSN Program Penyelenggaraan Haji dan Umrah Tahun 2019.

"Kanwil Kemenag Yogyakarta menerima proyek SBSN sejak tahun 2015 untuk revitalisasi asrama haji. Asrama haji Yogyakarta kini bermanfaat benar untuk jemaah haji dan masyarakat," tutur Edi saat menyampaikan materi Kebijakan Anggaran SBSN di Kanwil Kemenag Yogyakarta Tahun 2020 di hotel Grand Mercure Yogyakarta, Rabu (19/6).

Anggaran SBSN juga dianggap Edi sebagai salah satu kebijakan strategis, terlebih pada SBSN program Penyelenggaraan Haji dan Umrah. "Melalui anggaran SBSN kami dapat meningkatkan sarana pelayanan haji dan umrah kepada masyarakat," imbuh Edi.

Dia mencontohkan program SBSN di Kantor Urusan Agama (KUA). Melalui program SBSN, kini sekitar separuh KUA di Yogyakarta disebutkan Edi telah memiliki Balai Nikah dan Manasik Haji yang memadai.

"Sejak tahun 2016 sudah banyak KUA menerima SBSN, selain digunakan untuk layanan pernikahan juga sangat menunjang bimbingan manasik haji," terang Edi.

Edi menambahkan proyek PLHUT nantinya akan mendorong peningkatan layanan prima kepada jemaah. Apa lagi kalau PLHUT dilengkapi dengan sarana ruang tunggu yang nyaman, fasilitas yang menunjang, serta memiliki front office yang ramah dan menarik.

"Ciri layanan prima itu gampang, asal masyarakat datang dilayani dan pulang dengan wajah ceria berarti layanan sudah baik," kata Edi disambut tawa para peserta.

Edi juga menguraikan berbagai kendala dalam pelaksanaan proyek SBSN selama ini. Dia membuat empat kelompok kendala, yaitu perencanaan, penganggaran, lelang, dan pelaksanaan.

"Kendala perencanaan lebih banyak pada ketiadaan masterplan, ketidaklengkapan dokumen, status tanah tidak jelas, dan belum disiapkan rencana mitigasi bencana," pungkasnya. (ab/ab).


Scroll to Top