Resmikan Gedung Asrama Haji Bekasi, Menag Minta Jemaah Haji Adaptasi Penggunaan Hotel Saat di Tanah Suci

Ditulis oleh anggoro husni pada Rabu, 07 Februari, 2018

Bekasi (PHU)—Untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji saat diembarkasi, saat ini sudah 21 asrama haji telah di revitalisasi menjadi sebuah asrama yang setaraf hotel bintang 3, hal ini dimaksudkan agar Jemaah haji tidak dilema saat harus menempati hotel di tanah suci.

Dengan adanya asrama haji yang saat ini sudah setaraf hotel bintang 3, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta kepa Jemaah haji dapat menyesuaikan dirinya saat menggunakan hotelnya ditanah suci.

“Kita berharap seluruh jamaah haji kita sudah memiliki kemampuan beradaptasi menyesuaikan diri bahwa meskipun masih di tanah air ketika mereka ada di embarkasi mereka sudah bisa menikmati fasilitas yang kurang lebih nanti tidak terlalu jauh bedanya ketika mereka tiba di tanah suci,” kata Menag usai meresmikan Gedung Mina D dan Mudzalifah di Asrama Haji Bekasi. Rabu (7/1).

Saat ini di Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal penyelenggaraan Haji dan umrah itu secara serius membangun Asrama Haji embarkasi, karena tidak kurang dari 21 asrama dan tidak kurang dari 349 milyar harus digunakan untuk memperbaiki seluruh asrama haji yang ada di Indonesia ini.

Semata-mata, kata Menag adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para jemaah haji Indonesia, karena sejak di tanah air Jemaah haji sebagian besar berasal dari daerah dan tempat tinggal sebagaimana yang nanti mereka akan tempati saat di Makkah dan Madinah.

“Sewa hotel di Mekkah maupun di Madinah itu seluruhnya minimal berstandar atau setara dengan hotel bintang 3,” kata Menag.

Hadir dalam peresmian gedung tersebut, Sekjen Nur Syam, Irjen Nurcholis Setiawan, para pejabat eselon II Ditjen PHU.(ha/ha)


Scroll to Top