Lompat ke isi utama
x

1.882 Jemaah Haji Garut Ikuti Pra Manasik Haji

Garut

Garut (PHU)--Sebanyak 1882 jemaah haji se Kabupaten Garut mengikuti gelaran pra manasik haji. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Garut.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam mengatakan target pelaksanaan pra manasik Kabupaten/Kota di Jawa Barat sendiri adalah 18 titik, 9 titik belum dilaksanakan.

"Kegiatan pramanasik sudah dilakukan di 9 titik dari target 18 titik, namun dalam pelaksanaannya ada daerah yang memang didahulukan," kata Ajam di Gedung Pendopo Kabupaten Garut. Minggu (15/03).

Tahun ini, kata Ajam kuota jemaah haji Kabupaten Garut mengalami penurunan, namun untuk kualitasnya ia berharap terus mengalami kenaikan.

"Walaupun kuota Kabupaten Garut tahun ini mengalami penurunan, tapi kualitas kami berharap mengalami kenaikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut Undang Munawar mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Provinsi serta Kanwil Kemenag Provinsi karena telah mendukung kegiatan pramanasik haji ini.

"Meningkatnya kualitas pelayanan dan pembinaan bidang kehidupan keagamaan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat sebagai wujud peran pembangunan untuk terus meningkatkan pelayanan pembinaan lingkungan terhadap jamaah haji, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap pemerintah daerah provinsi Jawa Barat Kanwil Kemenag dalam pelaksanaannya pelaksanaannya kegiatan ini kegiatan manasik haji di Kabupaten Garut ini," kata Undang.

Undang juga mengatakan jumlah pendaftar haji per 13 Maret 2020 mencapai 29.185 orang. Dan untuk daftar tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Garut ini sudah mencapai 16 tahun.

"Pendaftar jemaah haji Kabupaten Garut tanggal 13 Maret 2020 berjumlah 29.185 orang dengan estimasi keberangkatan 16 tahun yang akan datang," terang Undang.

Para peserta yang mengikuti keguatan bimbingan pra manasik ini berjumlah 1.882 orang.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar, serta Kepala Biro Pelayanan Pengembangan Layanan Sosial Pemprov Jabar Ida Wahidah Nurhidayati.

Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro