Lompat ke isi utama
x

3 Kantor Kemenag di Aceh Gencarkan Sosialisasi Regulasi Haji dan Umrah

aceh

Banda Aceh (PHU)—Tiga Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Provinsi Aceh terus gencarkan sosialisasi kebijakan-kebijakan terbaru haji dan umrah kepada jemaah haji. Ketiga Kantor Kemenag itu antara lain Kantor Kemenag Aceh Barat, Kantor Kemenag Bireuen dan Kantor Kemenag Simeulue.

Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kemenag Aceh Arijal, sosialisasi ini dilatarbelakangi karena banyak jemaah haji yang sudah berusia lanjut. Sehingga perlu diberikan informasi yang benar kapad Jemaah haji.

“Sebab kondisi jemaah calon haji saat ini banyak yang sudah usia lanjut,” kata Arijal saat arahannya dalam kegiatan sosialisasi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Haji dan Umrah di Aceh Barat. Rabu (10/11).

aceh

Ditempat yang sama Kepala Kemenag Aceh Barat Khairul Azhar menjelaskan beberapa poin terkait kebijakan tersebut diantaranya adalah penyakit yang diperbolehkan untuk pelimpahan nomor porsi antaranya, penyakit yang mengancam jiwa, seperti paru dan kronis, sakit jantung stadium empat, gagal ginjal stadium empat, stroke hemoragik, dan penyakit yang sulit sembuh, seperti kanker, hepatitis dan lainnya.

Kemudian, lanjut Khoirul, yang berhak menerima pelimpahan nomor porsi terdiri dari suami/istri, ayah/ibu, anak kandung, dan saudara kandung yang ditunjuk dan disepakati oleh pihak keluarga.

Hal serupa juga dilakukan Kantor Kemenag Bireuen. Kepala Kantor Kemenag Bireuen Zulkifli, dalam keterangannya berharap Kepala KUA dan para penyuluh sebagai ujung tombak Kantor Kemenag di tingkat kecamatan, dan bertugas di pedesaan dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat.

“Saya sangat berharap, sebagai ujung tombak Kemenag dalam mensosialisasikan kebijakan haji dan umrah, Kepala KUA serta Penyuluh dapat menjadi corong informasi kepada masyarakat khususnya jemaah haji,” kata Zulkifli.

Ditempat terpisah, Sosialisasi regulasi haji dan umrah juga diselenggarakan Kantor Kemenag Simeuleu. Dalam kegiatan ini Kemenag Simeulue mengadakan Sosilaisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441/2020.

Kepala Kantor Kemenag Simeulue Aiyub menegaskan dengan adanya sosialisasi tersebut setiap calon jemaah haji kabupaten Simeulue data memahami kebijakan dari pemerintah pada penyelenggaran ibadah haji 2020 ini.

“Dengan terbitnya KMA 494 Tahun 2020 ini, saya berharap jemaah haji asal Simeulue dapat memahami dan memaklumi keputusan yang diambil pemerintah terkait pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia karena pandemi Covid19 ini,” tandasnya.

Penulis
Yakub Kemenag Aceh
Editor
husni anggoro