Lompat ke isi utama
x

Asrama Haji DIY Bakal Tambah Gedung Isolasi Terpadu

diy

Yogyakarta (PHU)—Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY melalui Pengelolaan Asrama Haji DIY melakukan langkah nyata untuk mengurangi sekaligus menanggulangi penambahan dan penyebaran Covid-19. Hal ini ditandai dengan rencana penggunaan Gedung Makkah Asrama Haji sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) pasien Covid-19. Sebelumnya, dua gedung yakni Gedung Muzdalifah (kapasitas 32 kamar) dan Gedung Madinah (kapasitas 12 kamar) juga telah digunakan menampung pasien.

“Gedung Makkah dengan kapasitas 126 kamar akan dimanfatkan penggunaannya untuk menampung pasien,” ungkap Kabid PHU Ahmad Fauzi, Rabu (4/8/2021). Upaya penambahan gedung ini, imbuhnya, sebagai respon Kemenag DIY melalui Asrama Haji untuk berperan nyata menanggulangi penambahan kasus Covid-19.

“Dalam beberapa waktu ini, banyak kasus terkonfirmasi positif hanya lakukan isoman yang tidak disiplin, sehingga kasus penyebaran dan penambahan relatif cukup tinggi, bahkan beberapa diantaranya terjadi kasus isoman yang meninggal di rumah,” sambung Fauzi.

“Asrama Haji akan dimanfaatkan lebih optimal lagi dengan penambahan kamar atau gedung sebagai isoter dengan pengawasan dari Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Pihaknya berharap, upaya ini akan mengurangi kurang disiplinnya kasus terkonfirmasi positif OTG atau bergejala ringan yang tidak disiplin isoman. “Termasuk kasus-kasus isoman yang kurang terpantau kesehatannya, semoga dapat lebih terpantau Dinas Kesehatan dengan menjalani isoter di Asrama Haji,” kata Fauzi.

Ditambahkan Kasi Transportasi, Perlengkapan dan Akomodasi Haji Reguler, Ahmad Fauzi, pihaknya juga telah menginisiasi agar asrama haji tidak sekadar menjadi shelter, tapi pelayanan dari Pemkab/Dinkes ditingkatkan dengan memperbaiki fasilitas. “Ini semua agar penghuni lebih nyaman, dan dapat lebih cepat pulih dari Covid-19,” ujarnya.

Berdasar catatan yang ada, per Selasa (3/8/2021) kemarin, sebanyak 58 pasien menjalani isoter di Asrama Haji DIY.

Penulis
Bramma Aji Putra
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca