Lompat ke isi utama
x

Bahas Masalah Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Sulut Gelar Jamarah

Manado

Manado (PHU) - Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Anwar Abubakar membuka kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umrah (JAMARAH) yang diselenggarakan Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulawesi Utara, di Swiss belHotel Manado, Kamis (24/09/20).

Muhajirin Yanis mengatakan Jamarah bertujuan untuk membahas hal-hal tentang pelaksanaan haji dan umrah.

“Jagong artinya bincang-bincang, merupakan bahasa Jawa yang biasa disebut jagongan, semua masalah tentang haji dan umroh akan kita bicarakan di tempat ini tujuannya jelas untuk meningkatkan pelayanan haji yang lebih baik," kata dia.

Dia juga berharap dengan kegiatan ini para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/kota dapat menjelasakan kepada masyarakat tentang kuota haji yang tertunda karena pandemi covid-19.

“Jemaah haji yang berhak lunas yang batal tahun ini otomatis berangkat tahun depan, penundaan tahun ini tidak merubah posisi porsi, demikian juga yang harusnya berangkat tahun depan diundur menjadi dua tahun depan dan seterusnya” tegasnya.

Kesempatan yang sama Kakanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar berterima kasih karena dengan kondisi saat ini Sulut dapat dipilih sebagai salah satu provinsi yang menyelenggarakan Jamarah secara tatap muka karena di beberapa provinsi lain kegiatan dilakukan secara virtual, untuk itu Kakanwil menghimbau peserta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Abubakar juga berharap asrama haji kedepannya akan mampu berkembang dan menjadi asrama haji embarkasi.

"Kami terus berupaya
mengembangankan dan membangun sarana prasarana asrama haji dengan baik dan kedepannya Sulut dapat menjadi embarkasi haji” ungkap Abubakar.

Para peserta terdiri dari Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah se-Sulut,  Imigrasi Manado, Dinas Kesehatan Sulut, PPIU, KBHU, Biro Kesra Kantor Gubernur Sulut.

Penulis
Masda
Editor
Ranita