Lompat ke isi utama
x

Beri Manasik Haji, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara Bicara Tauhid Haji

malinau

Malinau (PHU) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Suriansyah Hanafi dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Malinau membekali pengetahuan jemaah haji dari Malinau. Pada kegiatan tersebut, Suriansyah menekankan tentang aspek ketauhidan dalam setiap penyelenggaraan ibadah. Termasuk juga bagi umat muslim yang hendak menunaikan rukun Islam yang ke lima ini.

"Bahwa dalam berhaji memiliki pesan-pesan ketauhidan. Maka calon jamaah haji harus betul-betul memiliki niat menunaikan panggilan Allah karena kepatuhan. Dalam berhaji, ada alam roh yang kita ibadahkan, bukan hanya raga," kata Suriansyah di Malinau Selasa (13/10).

Terkait urgensi penyelenggaraan ibadah haji. Ia kembali mengajak agar setiae jamaah haji tidak memaknai ibadah ke Baitullah ini seperti ritual biasa. Apalagi jika berhaji dipahami sebatas kegiatan fisik.

Panggilan Allah melalui ibadah haji, lanjut Suriansyah, tidak hanya momentual. Ia juga menjelaskan bahwa memaknai ibadah haji beserta rukun yang ada di dalamnya, harus teraplikasi dalam kehidupan. “Itulah tujuan setiap umat muslim jika ingin menjadi haji mabrur,” sambutnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Malinau, Ishak menambahkan, kegiatan Bimbingan Manasik dan Tauhid Haji di wilayahnya diikuti oleh 52 orang. "Saat ini yang ikut ada 52 orang. Semuanya adalah jemaah haji reguler," sebut Ishak.

Ia mengapresiasi Kepala Kanwil yang telah menyempatkan agenda kerjanya ke Malinau. Menurut Ishak, penjelasan terkait tauhid haji harus menjadi bekal utama yang harus dibekali kepada calon haji.

"Tujuan dari manasik ini untuk meningkatkan pengetahuan calon jamaah haji di Malinau. Jadi, mereka dibekali, seperti apa gambarannya saat melaksanakan haji, saat berada di Arab Saudi," jelas Ishak.

Kemudian ditambah lagi dengan tauhid haji, akan meningkatkan motivasi jemaah haji dalam menyelenggarakan ibadah selama di Tanah Suci. "Harapan kami dari Malinau, jemaah haji dapat menyerapi materi dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi haji yang mabrur. Karena dengan berhaji, ada efek positif yang dia bawa pulang. Pribadinya lebih baik, ibadahnya makin taat," tandas Ishak.

 

 

Penulis
Kemenag Kaltara
Editor
husni anggoro