Lompat ke isi utama
x

Dakwah Haji Minta Diberikan Jauh Sebelum Jemaah Haji Berangkat

khoirizi

Jakarta (PHU)—Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Khoirizi meminta pemberian dakwah haji harus diberikan jauh sebelum Jemaah haji akan berangkat ke Tanah Suci. Diakuinya, selama ini dakwah haji dilakukan menjelang Jemaah haji akan berangkat.

“Dakwah haji sangat terbelakang, selama ini dakwah haji dilakukan menjelang Jemaah mau berangkat mestinya Jauh sebelum dia berangkat sudah kita dakwahkan dia,” pinta Khoirizi saat Webinar Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang diadakan Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKPHI) melalui daring. Kamis (22/07/2021).

Ia juga meminta para pegiat haji agar mengedepankan manasik sepanjang tahun, pemberian materi bimbingan manasik tidak hanya diberikan materi tentang duniawiyah saja tetapi juga harus ditanamkan syariat-syariat Islam kepada Jemaah haji.

“Pelaksanaan manasik itu akan bisa berjalan dengan sempurna, tidak lagi kita mengedepankan lebih banyak tentang duniawinya, UU Nomor 8 Tahun 2019 mengatakan manasik bertujuan bagaimana menanamkan syariat-syariat islam kepada Jemaah kita,” tuturnya.

“Bagaimana dua kalimat syahadat nya bagaimana salat lima waktu nya bagaimana ibadah puasa nya bagaimana infaq sodaqoh dan zakatnya itu yang paling penting kita tanamkan dengan kaffah maka kondisi apapun yang akan dia terima dan akan menyerahkan dirinya kepada Allah SWT,” sambungnya

Ia berharap para penanggungjawab perhajian didaerah, mulai dari Kepala Bidang PHU di Provinsi serta Kepala Seksi PHU di Kabupaten/Kota bersama-sama bersinergi dalam mengedepankan dakwah haji.

“Bagaimana ke depan kita tidak lagi transektoral di dalam melaksanakan penyelenggaraan haji kita harus secara bersama-sama sinergisitas sangat dibutuhkan di dalam penyelenggaraan haji ke depan,” terang Khoirizi.

 

Penulis
husni anggoro
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca