Lompat ke isi utama
x

Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Adakan Rakor Secara Virtual, Diryan Dalam Negeri : Kanwil Kemenag Provinsi Tetap Laksanakan Persiapan

Rapat Koordinasi Layanan Haji Dalam Negeri secara virtual

Lampung (PHU) -- Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis mengatakan bahwa dalam rangka melaksanakan persiapan tentang penyelenggaraan haji, Kemenag telah membuka pelunasan baik tahap pertama dan tahap kedua. Tahap pertama dibuka dari tanggal 19 Maret sampai dengan 30 April 2020 sedangkan tahap kedua ini dimulai tanggal 12 sampai dengan 20 Mei 2020. Kemudian Tahap kedua ini diperpanjang sampai dengan tanggal 29 Mei 2020 mengingat masih banyaknya kuota jemaah haji reguler yaitu sekitar sebelas ribuan jemaah haji yang belum melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M.

Selain itu, "kuota Petugas Haji Daerah (PHD) banyak yang belum terisi dikarenakan Surat Keputusan (SK) PHD masing-masing provinsi belum terbit dan diharapkan dalam waktu dua hari ini SK tersebut sudah bisa diterbitkan agar para calon PHD bisa segera setor bipihnya," ucap Muhajirin Yanis pada acara Rapat Koordinasi Layanan Haji Dalam Negeri secara virtual, rabu (27/05).

Acara tersebut diikuti oleh para Kepala Bidang (Kabid) PHU Se-Indonesia, Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri dan Pelaksanan Sub Bagian Tata Usaha Pelayanan Haji Dalam Negeri.

Muhajirin Yanis menjelaskan bahwa tujuan digelarnya rakor ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas pusat-daerah, dan membahas pelaksanaan tugas-tugas Direktorat Pelayanan Haji dan isu aktual PHU Kemenag RI yaitu Isu-isu aktual Layanan Haji Dalam Negeri.

Rakor ini diharapkan dapat membangun soliditas dan sinergitas hubungan pusat-daerah, mencari solusi permasalahan aktual dalam penyelenggaraan haji di pusat maupun daerah, sebagai dasar dalam penetapan kegiatan prioritas Direktorat Pelayanan Haji dan perumusan kebijakan pemerintahan dalam negeri. 

Muhajirin Yanis menyampaikan bahwa Pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1441 H/2020 M belum tahu terjadi ataupun dibatalkan. Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Ditjen PHU masih menunggu pernyataan resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang diharapkan tanggal 1 juni 2020 dan sambil menunggu kepastian tentang penyelenggaraan haji ini, diharapkan seluruh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Se-Indonesia tetap melaksanakan persiapan-persiapan yang harus dilaksanakan.

Menurutnya, apabila bipih PHD sdh disetorkan tetapi kenyataan terburuknya haji Tahun 2020 tidak disenggarakan maka dana tersebut akan dikembalikan ke PEMDA masing-masing karena pastinya dana tersebut harus dipertanggungjawabkan oleh PEMDA masing-masing, meski kemungkinan PHDnya tetap diusulkan untuk tahun berikutnya.

Untuk tahun ini paspor jemaah haji cukup diverifikasi dan discan di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi masing-masing. Oleh karena itu, paspor jamaah yang belum dilakukan penscanan tetap dilanjutkan, begitu juga lembar pelunasan dan pas foto jamaah agar dihimpun dan dikirimkan karena saat ini antara scan paspor blm berimbang dengan jumlah lembar pelunasan, pas fhoto dan vaksin jamaah.

Pemerintah Arab Saudi mulai tanggal 3 syawal ini sudah memberi kelonggaran lockdown sehingga toko-toko sudah mulai dibuka dibeberapa wilayah kecuali tempat pangkas rambut, dan lain-lainnya. Tanggal 8 syawal masjid-masing juga mulai dibuka untuk sholat berjamaah dan jum'atan kecuali masjid-masing yang ada dimakatul mukaromah.

Oleh karena itu diharapkan, "kepada Kabid PHU Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Se-Indonesia untuk bersabar dalam menanti kepastian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dan menunggu pernyataan resmi dari Arab Saudi," ucapnya.

Usai mengikuti Rakor, Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menuturkan bahwa Bidang PHU Lampung sangat mengapresiasi adanya rakor ini. Ia berharap agar rakor seperti ini dapat diteruskan secara rutin dan berkala dengan tujuan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah di Jajaran Ditjen PHU Kemenag RI.

Penulis
Anggithya Putri Senjaya
Editor
Boy Azhar