Lompat ke isi utama
x

Dirjen PHU Bantah Isu 14 Maret Bandara Arab Saudi akan Kembali Beroperasi Untuk Jemaah Umrah

umrah

Palembang (PHU) - Sehari setelah ditutup untuk sementara waktu perjalanan ibadah Umrah tepatnya tanggal 27 Februari 2020, Warga Negara Indonesia yang akan ke tanah suci, Direktur Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali memberika penjelasan kepada awak media terkait hal tersebut.

"Kita menghargai keputusan Arab Saudi yang menghentikan sementara waktu perjalanan ke sana, karena memang ini menyangkut nyawa dan ini upaya pencegahan penyebaran virus Corona jadi harap kita pahami bersama, “jelas dia.

Nizar juga menjelaskan mohon kerjasamanya kepada pihak-pihak yang tidak berwenang untuk jangan menyebarkan isu atau kabar yang lain karena kita hanya mengacu dari surat resmi yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi.

“Bohong kalau ada yang menyebutkan kebijakan penagguhan ke Arab Saudi akan berakhir 14 Maret mendatang, “ tegas Nizar usai memberikan materi pada Kegaiatan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji di hotel Best Skip Palembang, Jum’at (28/02).

Dia juga menjelaskan dari laporan yang diterima di lapangan sebanyak 2.393 orang Jemaah umrah asal Indonesia yang dijadwalkan akan berangkat pada 27 Februari 2020, dipastikan batal menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Kemudian tercatat ada 1.685 jemaah yang tertahandi negara transit dan sedang dalam proses pemulangan ke Indonesia.

“Bagi Jemaah yang sudah terlanjur terbang dan sampai Arab Saudi, diberikan toleransi untuk tetap bisa melaksanakan Umrah, “ujarnya.

Diakhir wawancara Dirjen menghimbau calon Jemaah umrah untuk sabar dan menunggu informasi resmi yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Kami akan memberikan informasi terkini dan valid jika Arab Saudi mengeluarkan rilis terkini, untuk itu diharapkan Jemaah tetap sabar menunggu kabar selanjutnya, “tutup Nizar.

Penulis
Ranita Erlanti Harahap
Editor
Ranita Erlanti Harahap