Lompat ke isi utama
x

Ditjen PHU Dorong Malut Miliki Gedung PLHUT

Ternate

Ternate (PHU)--Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama mendorong Provinsi Maluku Utara (Malut) memiliki Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).

Gedung ini nantinya akan memudahkan masyarakat dalam layanan terkait haji dan umrah.

Di Malut sendiri terdapat 10 kabupaten dan kota, tapi sampai saat ini masih belum memiliki Gedung PLHUT. Pembangunan gedung tersebut berasal nantinya akan dibiayai oleh dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

"Saya berharap Malut bisa mengusulkan Gedung PLHUT, karena hampir seluruh daerah sudah memiliki PLHUT sebgai perbaikan layanan haji dan umrah," kata Perencana Ahli Madya Ditjen PHU Slamet saat Konsultasi dan Penelaahan Pagu Anggran 2022 di Asrama Haji Transit Ternate, Maluku Utara. Selasa (07/09/2021).

Pembangunan Gedung PLHUT ini kata Slamet dibangun karena akan langsung berhubungan dengan masyarakat khususnya bagi mereka yang ingin mencari informasi haji dan umrah ataupun ingin mendaftar jemaah haji.

Saat ini Kemenag juga memprioritaskan pembangunan PLHUT di daerah-daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal) agar pemerintah hadir dalam proses layanan haji dan umrah sehingga bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya yang ingin mendaftar haji.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Malut Ridwan Kharie akan mengusulkan pembangunan Gedung PLHUT tersebut didaerah Morotai.

"Kami akan usulkan di Pulau Morotai," kata Ridwan

Layanan Haji dan Umrah Keliling
Selain membangun Gedung PLHUT, Ditjen PHU juga akan membuat mobil layanan haji dan umrah keliling, hal ini dimaksdukan untuk memudahkan dan meringankan masyarakat untuk mendaftar haji.

"Jadi mereka tidak perlu lagi mendatangi Kantor Kemenag untuk mendaftarkan hajinya," terang Slamet.

Saat ini, pihaknya juga sudah merancang purwarupa (prototipe) mobil layanan haji dan umrah keliling tersebut.

Terkait layanan haji dan unrah didaerah kepulauan, ia mengakui masih akan terus dikaji bagaimana bentuk layanannya. "Untuk daerah kepulauan mungkin ada spesifikasi khususnya dan itu masih kita kaji," ujarnya.

Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca