Lompat ke isi utama
x

Ditjen PHU Gelar Sosialisasi Simpeg 5.0 dan MYSAPK 

Sapk

Bogor (PHU)--Program transformasi digital merupakan salah satu program dicanangkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Program prioritas Kemenag yang lain yaitu penguatan moderasi beragama,  revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, Kemandiran Pesantren, dan Religiosity Index.

Saat ini, program transformasi digital telah memasuki ranah data kepegawaian. Transformasi migrasi data Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) Kemenag pun sudah bertransformasi menjadi Simpeg 5.0.

Kini, berkas data kepegawaian tidak lagi disajikan secara manual, melainkan telah terdigitalisasi sehingga lebih mudah diakses, diperbaharui dan dimonitor.

Dengan meluncurkan Simpeg 5.0, Kementerian Agama telah mewujudkan data kepegawaian yang mutakhir dan terintegritasi

"Hal ini sebagai upaya update data secara mandiri oleh PNS sehingga terwujudnya data kepegawaian yang mutakhir dan terintegritasI," ujar Kabag Organisasi Tata Laksana, Kepegawaian dan Hukum Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Denny Fathurrahman di Bogor. Rabu (11/08/2021).

"Untuk mendukung kebijakan tersebut, Ditjen PHU mengadakan Sosialisasi dan Praktik langsung penggunaan SIMPEG 5.0 dan aplikasi MYSAPK," sambungnya.

Kegiatan ini diikuti oleh para Kasubbag TU Direkrorat, Biro Kepegawaian, serta UPT Asrama Haji se Indonesia yang diikuti lewat daring.

Selain Simpeg 5.0, kegiatan ini juga mengenalkan aplikasi MYSAPK. My SAPK ini merupakan sistem aplikasi berbasis teknologi seluler untuk Pegwai Negeri Sipil yang terimtegrasi dan terhubung secara daring dengan database PNS Nasional untuk informasi profile Pegawai Negeri Sipil. ASN dan PPT Non-ASN bisa melakukan akses daring kedalam aplikasi MYSAPK berbasis mobile android atau website dengan menggunakan username dan password.

Melalui kegiatan ini diharapkan sehingga akan tersosialisasi informasi data-data kepegawaian ASN dan Non ASN Kementerian Agama khususnya di Ditjen PHU yang valid dan akurat.

"Melalui SIMPEG 5.0 dan MYSAPK, PNS akan diminta mengisi data-data secara mandiri. Mulai dari Pendidikan, jabatan, organisasi, dan sebagainya dengan mengunggah berkas-berkas yang telah dikonversi ke dalam bentuk pdf untuk selanjutnya diverifikasi oleh pihak kepegawaian," terang Denny.

Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca