Lompat ke isi utama
x

DPR Tegaskan Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia Melalui Kajian yang Matang

o

Demak (PHU)—Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menegaskan, keputusan pemerintah untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2021 ini sudah melalui proses dan Cajan yang mendalam. Keputusan ini didasari untuk memprioritaskan keselamatan, keseahatan dan keamanan bagi jemaah haji Indonesia.

Wachid juga menegaskan, keputusan ini diambil pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama atas persertujuan DPR RI dan Presiden.

DPR RI bersama Kementerian Agama telah melaksanakan pembahasan perjalan haji dengan mempertimbangkan protokol kesehatan yang ketat. Pertimbangan yang dilakukan mulai dari kuota normal sebanyak 100% hingga 5% dengan kriteria jemaah tertentu dan pembatasan ibadah. Hingga pada akhirnya pemerintah mengambil sikap dengan mengeluarkan KMA No. 660 Tahun 2021 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442H/2021M pada 3 Juni 2021 lalu.

"DPR juga berperan dalam proses Penyelenggaraan Ibadah Haji mulai dari proses sebelum keberangkatan, keberangkatan haji, proses ibadah, akomodasi, transportasi, konsumsi dan kepulangan jemaah haji,” jelas Wachid saat Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Haji di Demak. Jumat (20/08/2021).

Hal ini bertujuan untuk mendukung pemerintah (Kemenag) dalam memberikan pelayanan. Pembinaan dan perlindungan yang terbaik.

"DPR selalu mendiskusikan segala Hal yang berkaitan dengan haji kepada Dirjen PHU, Menteri Agama, dan Presiden,“ tegasnya.

Sampai akhirnya Arab Saudi memutuskan pada tanggal 12 Juni 2021 uituk menyelenggarakan badah haji dengan kriteria jemaah haji yaitu sejumlah 60.000 dengan ketentuan jemaah haji berasal dari dalam Arab Saudi baik Warga Negara Arab Saudi maupun mukimin. Warga Negara Indonesia yang mengikuti ibadah Haji tersebut sejumlah 320 orang dengan seleksi yang sangat ketat.

Menurut Wachid, Kegiatan Diseminasi ini bertujuan untuk mengklarifikasi informasi-informasi yang tidak akurat yang bertebaran dimasyarakat,

“Rangakaian Diseminasi ini bertujuan untuk menjelaskan secara kompleks dengan sejelas-jelasnya. Hal ini dikarenakan banyaknya hoaks yang bertebaran terkait pembatalan tersebut." Imbuhnya.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak melaksanakan Diseminasi Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2021 angkatan VI di Hotel Amantis, Demak, Jawa Tengah. Dalam acara tersebut hadir narasumber  Plt. Dirjen PHU Kemenag Khoirizi, Anggota dari Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid  dan perwakilan tokoh masyarakat, serta Ormas Islam.

Penulis
Amnia Salma
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca