Lompat ke isi utama
x

Dukung Keputusan Pemerintah, DPR Apresiasi Kemenag

dpr

Jakarta (PHU) --- Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan jajaran atas kesungguhan dalam mempersiapkan keberangkatan calon jemaah haji Indonesia 1442H/2021M, meski pandemi Covid-19 masih melanda.

Menurut Yandri, Komisi VIII DPR RI sebagai mitra Kementerian Agama mengetahui persis dan langsung terlibat dalam persiapan segala hal di dalam negeri untuk mempersiapkan keberangkatan calon jemaah haji dengan membentuk panitia kerja (Panja) BPIH 2021.

"Dari hasil Panja Haji Komisi VIII DPR RI, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bahwa secara prinsip kami tidak menemukan ada hal yang tidak bisa dipenuhi oleh Kementerian Agama, baik dalam hal persiapan haji, manasik dan persiapan lainnya termasuk rapat bersama BPKH," kata Yandri Susanto dalam konferensi pers bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta, Kamis (3/6).

Hadir juga, sejumlah perwakilan dari Kemenkes, Kemenlu, Kemenhub, BPKH, Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, serta perwakilan dari MUI dan Ormas Islam lainnya.

Yandri menambahkan Komisi VIII DPR RI dalam rapat terakhir dengan Menteri Agama melihat kondisi kenikinian dan bersepakat bahwa haji tahun ini negara Indonesia belum bisa memberangkatkan calon jemaah haji.

"Yang paling penting saat ini adalah keselamatan calon jemaah haji. Sebab pandemi Covid-19 masih melanda," ujarnya.

"Nah ini kami mengapresiasi kesungguhan Menteri Agama. Kemenag dan DPR terus memantau sampai detik-detik terakhir terkait kemungkinan. Dari persiapan teknis yang kami hitung bersama Menteri Agama, kami memutuskan tidak memungkinkan lagi untuk memberangkatan calon jemaah haji di tengah belum adanya kepastian dari pemerintah Saudi Arabia. Apa yang diputuskan oleh Menteri Agama sejalan dengan apa yang dibahas Panja BPIH," tandasnya.

 

Penulis
Benny Andreyos
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca