Lompat ke isi utama
x

Evaluasi Kinerja Petugas Haji, Dirbina: Wajib Pahami Tugas dan Fungsi

ars

Pontianak (PHU) --- Direktur Bina (Dirbina) Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Arsad Hidayat berkesempatan menghadiri kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M yang diselenggarakan oleh Bidang PHU Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Pontianak pada Selasa (15/11/2022).

Dalam paparannya, Arsad menyampaikan beberapa poin evaluasi terkait kinerja petugas haji diantaranya masih banyak petugas yang masih belum memahami tugas dan fungsi (tusi) dalam bertugas.

“Ada beberapa hal yang menjadi poin evaluasi petugas haji di tahun 2022. Salah satu hal yang paling menonjol adalah adanya petugas haji yang tidak memahami tugas dan fungsinya dalam bertugas. Hal ini sangat disayangkan terjadi, karena petugas haji diharuskan mengenal tusi masing-masing dan punya kemampuan sejak awal untuk menempati posisi-posisi tertentu dalam bertugas, karena ini adalah sebuah tuntutan amanah sebagai petugas haji,” tegasnya.

Posisi pembimbing ibadah, sambung Arsad, juga sudah seharusnya diisi dengan orang-orang yang ‘terstandarisasi’, artinya mereka yang telah memiliki sertifikat pembimbing manasik.

“Sesuai arahan dari Menteri Agama, terkait rekrutmen petugas haji kedepannya juga akan dilakukan lebih awal. Kami berharap di bulan Januari nanti sudah ada yang menyelenggarakannya. Untuk pembimbing ibadah juga akan diprioritaskan bagi mereka yang memiliki sertifikat pembimbing manasik, karena kita bekerja di sektor pelayanan publik, jadi segala sesuatunya memang sudah harus terstandar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Kalbar Darohman dalam sambutannya berharap kegiatan evaluasi ini dapat menjadi ruang introspeksi bagi para pihak yang terlibat demi perbaikan penyelenggaraan ibadah haji tahun berikutnya.

“Walau banyak yang mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, namun kita ingin mengetahui indikator sukses ini dari mana. Mari semua kita evaluasi dan introspeksi, sehingga kita bisa mengetahui celah mana yang bisa ditutup dan langkah apa yang perlu dilakukan dalam rangka lebih menyukseskan kegiatan penyelenggaraan ibadah haji tahun berikutnya,” tutupnya.

Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari (15 s.d. 16 November 2022) ini dihadiri oleh 40 peserta yang terdiri dari unsur Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, petugas kloter dan non kloter, serta pejabat/pegawai di Bidang PHU Kanwil Kemenag Kalbar.

Penulis
Mustarini Bella Vitiara
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca