Lompat ke isi utama
x

Gelar Rekonsiliasi Asuransi Jemaah Haji Wafat, Dirjen: Kita Bangun Keadilan Bagi Jemaah

Dj

Yogyakarta (PHU)---Direktur  Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief menginginkan ada azas keadilan yang diberikan kepada jemaah haji. Hal itu diungkapkannya saat arahannya dalam kegiatan Rekonsiliasi Data Penerbangan dan Asuransi Jemaah Haji Reguler  yang wafat saat operasional haji tahun 1443H/2022M.

"Rekonsiliasi data jemaah haji yang wafat ini dapat terbangun fairness bagi jemaah haji khususnya jemaah haji yang wafat di embarkasi, wafat dipesawat dan saat berada di Saudi," kata Hilman. Kamis (15/9/2022).

Ia juga mendorong kedua maskapai pengangkut jemaah haji untuk bersinergi dengan Ditjen PHU Kemenag dalam mengedukasi publik untuk menjadikan penyelenggaraan haji ini menjadi inklusif.

"Saya harap Garuda Indonesia dan Saudia Arabia bisa bersinergi dengan Ditjen PHU untuk bisa mengedukasi publik terkait haji itu inklusif," terangnya.

Terkait penambahan air Zam-zam yang diberikan kepada jemaah haji dari 5 liter menjadi 10 liter, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan pihak Syarikah Zamazimah (Perusahaan Penyedia Air Zamzam) agar jemaah haji Indonesia mendapatkan tambahan 5 liter.

"Kedapan banyak hal yang akan dikomunikasikan ke Saudi terutama penjajakan terutama kepada Syarikah Zamazimah terkait penambahan 5 liter air Zamzam kepada jemaah haji Indonesia," ujarnya.

Turut hadir Sekeretaris Ditjen PHU Ahmad Abdullah, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, perwakilan dari PT. Asuransi Takaful Keluarga, Maskapai Garuda Indonesia serta Maskapai Saudia Arabia Airline.

Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca