Lompat ke isi utama
x

DPD RI Minta Vaksin Booster Tidak Dijadikan Syarat Keberangkatan Jemaah Haji

Bt

Bukittinggi (PHU)--Anggota DPD RI Muslim Yatim meminta Kementerian Agama (Kemenag) tidak menjadikan vaksin booster Covid-19 sebagai salah satu syarat keberangkatan jemaah haji ke Arab Saudi.

Anggita DPD RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat ini berharap, pelaksanaan haji tahun 2022 ini tidak menjadikan vaksinasi Covid19 booster sebagai salah satu syarat keberangkatan Jemaah Haji ke Tanah Suci.

"Kita berharap demikian, agar jemaah haji tak ada terkendala keberangkatan gara-gara belum divaksinasi covid 19 booster," tegas Muslim saat berkunjung ke Kantor Kemenag Bukittinggi.

Menurutnya, kunjungan anggota DPD tersebut dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang haji dan umrah tahun 2022 di Kementerian Agama Kota Bukittinggi.

Dalam kunjungan itu, dia didampingi Wakil Wali Kota Bukitinggi Marfendi, Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi Eri Iswandi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Tri Andriani Djusair, Kasi Pendidikan Agama Islam, Hilaluddin, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Hj. Misra Elfi serta pejabat Dinas Kesehatan Bukittinggi, drg Salvi Raini.

Muslim Yatim mengatakan, harapan agar vaksinasi covid19 booster tidak jadi salah satu persyaratan berangkat haji, akan disampaikannya langsung ke Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

"Kita akan temui pak menteri saat di Jakarta nanti. Mudah-mudahan keberangkatan CJH tanpa vaksinasi covid19 booster tidak di tahun ini," paparnya.

Dirinya mengharapkan Jemaah yang akan berangkat menunaikan ibadah haji agar betul-betul istithaah. "Jika sudah istithaah akan tercapai tiga hal yaitu aman perjalanan, aman kesehatan dan aman keberangkatan," paparnya. 

Istithaah yakni kemampuan Jemaah Haji secara jasmaniah, ruhaniah, pembekalan dan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarga.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Bukittinggi Tri Andriani Djusair mengaku bersyukur dan rasa tersanjung atas kunjungan dari anggota DPD dan Wakil Wali Kota Bukitinggi ke Kemenag Bukittinggi.

"Melalui diskusi dengan bapak dari DPD RI kami juga memaparkan kondisi kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta tertompong harapan ada solusi terkait pengadaan tanah melalui pemerintah kota Bukittinggi untuk pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT)," harapannya.

Tri Andriani Djusair mengatakan kuota haji tahun 2022 ini untuk wilayah Sumatera Barat sebanyak 2.093 jemaah. Sementara untuk kota Bukittinggi data awal sebanyak 121 jemaah, setelah dilakukan verifikasi data ada jemaah yang tunda berangkat dengan berbagai alasan, dan bahkan ada yang telah meninggal dunia, yang perlimpahan porsinya belum memenuhi syarat pada usia yang dilimpahkan, akhirnya jadi 106 jemaah. Dari 106 jemaah naik cadangan 10 orang, sehingga menjadi 116 jemaah.

Lebih lanjut Tri mengatakan, saat ini ke-116 jemaah tengah dalam konfirmasi pelunasan ke bank yang dimulai dari tanggal 9-20 Mei 2022.

"Kita sudah memersiapkan dokumen Haji Jemaah, melakukan percepatan pembaharuan paspor jemaah yang expired, melakukan bimbingan manasik haji sepanjang tahun yang dikemas dengan Bukittinggi Mabrur (Bukittinggi menyapa berhaji dan umrah ala rasul) dengan materi bimbingan mansik haji pada kondisi normal dan bimbingan mansik haji masa pandemi,
Mensosialisasikan kepada Jamaah kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait pembatasan usia di bawah 65 tahun imbas covid 19, mendorong jamaah untuk melakukan vaksin covid 19 secara lengkap dan memberikan motivasi dengan sentuhan agama bahwa haji adalah panggilan Allah," tutupnya.

Di sisi lain Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi Eri Iswandi yang sedang mengikuti kegiatan lain menyampaikan terimakasih atas kunjungan senator asal Sumatera Barat ini bersana Wakil Wali Kota Bukitinggi dan menyampaikan permintaan maaf tidak bisa mengikuti kegiatan kunjungan DPD RI di Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi karena ada kegiatan yang tidak bisa di tinggal.

"Kami menyampaikan terimakasih atas kunjungan bapak anggota DPD RI dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang haji dan umrah tahun 2022 di Kemenag Kota Bukittinggi sekaligus menjaring aspirasi. Mudah-mudahan kedatangan beliau bisa menjadi motivasi bagi Kemenag Kota Bukittinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam bidang haji dan umrah," tuturnya. 

Penulis
Syafrial
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca