Lompat ke isi utama
x

Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan Buka Acara Penguatan Manasik Haji Sepanjang Tahun

Kakanwil Sulawesi Selatan

Jeneponto (PHU) --- Kakanwi Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan Khaeroni mengatakan bahwa lamanya masa tunggu (waiting list) bagi calon jemaah haji, yaitu rata-rata 36 tahun adalah salah satu indikator kualitas beragama yang sangat luar biasa di Sulawesi Selatan (Sulsel), sekaligus menjadi indikator bahwa level ekonomi masyarakat Sulsel memang cukup tinggi.

Kakanwil Sulsel

Selain itu menurut Khaeroni, ada kekhawatiran di tahun 2021 jika pandemi covid terus berlangsung, maka kemungkinan hanya 50% saja berangkat, yang tentunya akan perdampak signifikan pada semakin bertambahnya waktu untuk menunggu (waiting list).

"Saat ini saja baru 6000 per hari yang bisa melaksanakan umrah di Arab Saudi itu pun untuk warga Arab Saudi saja", sebutnya.

Belum lagi, kata Khaeroni, dipermasalahkannya petugas haji yang kurang profesional serta banyaknya jemaah yang belum mendalami hal-hal yang berkaitan dengan ibadah haji. "Itulah kenapa manasik haji sepanjang tahun ini dilaksanakan karena memang sangat bermanfaat", ucapnya.

Kakanwil Khaeroni yang pada kunjungannya kali ini didamping oleh Kebag TU dan para Kepala Bidang, mewanti-wanti agar ASN Kemenag memberikan layanan yang baik kepada tamu Allah yang akan mengunjungi Baitullah. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan  Khaeroni dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Jeneponto dengan membuka kegiatan penguatan manasik haji sepanjang tahun yang dihelat di Aula Kantor Kemenag Kab. Jeneponto, Kamis (15/10).

Kegiatan penguatan manasik haji sepanjang tahun ini adalah merupakan program nasional Ditjen PHU yang ditindak lanjuti oleh Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kab. Jeneponto.

Kakanwil Sulsel

Kehadiran Khaeroni di Butta Turatea ini disambut dengan pengalungan lipa' sa'be dan aksi angarru, yaitu suatu tradisi adat Makassar untuk menyambut kehadiran tamu kehormatan.

Penulis
Humas Kanwil Sulawesi Selatan
Editor
Boy Azhar