Lompat ke isi utama
x

Kecil Barangnya, Besar Fungsinya

Shalat Jumat Makkah

Mekkah (PHU) — Menunggu waktu Jumat di bawah terik mentari, jika di Indonesia, mungkin tidak terlalu masalah. Beda ceritanya jika di Makkah. Dengan suhu hampir 40 derajat, berjemur selama 1 jam tentu bisa jadi masalah. Bahkan meski sinar mentari hanya masuk melalui celah tenda.

Untung ada payung. Sejumlah jemaah yang membawa payung berinisiatif membuka payungnya lalu memasangnya pada celah-celah tenda guna menghalau sinar matahari yang tepat berada lurus tegak di atas kepala.

Payung

Berawal dari satu payung Mas Iqbal, langkah ini diikuti para jemaah dari berbagai negara yang jumatan di tenda-tenda koridor terminal Syib Amir.

Biar tidak terbang, payung yang dipasang di atas tenda, diberi bandul beragam barang yang tersedia, mulai dari tas hingga sandal.

​​​​Alhamdulillah, azan pertama jumat terdengar, dan untuk sementara suasana menjadi lebih teduh karena payung-payung yang terpasang.

para jemaah tersenyum. Jempol mereka angkat dan diarahkan ke Mas Iqbal. Kalau istilah orang Maduranya, kata Gus Ai, *Cap Jempol*.

Penulis
MCH 2022
Editor
boy azhar

Jumlah Pembaca