Lompat ke isi utama
x

Perencana Harus Memiliki Tanggung Jawab Tinggi Terhadap Tugas Dan Fungsinya

Kabag Perencanaan

Lampung (PHU) --- Awal adanya Covid-19 ini yaitu sekitar akhir Februari dan awal bulan Maret 2020, Perencanaan sudah bergerak dalam melakukan vitigasi dengan tujuan untuk menganalisa, mengansumsi, membuat skenario-skenario terkait dengan penyelenggaraan haji sebelum keputusan haji dibatalkan keberangkatannya, tentu melalui proses yang cukup sulit dan panjang serta kajian-kajian yang mendalam.

Pada tanggal 2 Juni 2020, Kementerian Agama memutuskan bahwa pemberangkatan jemaah haji Tahun 1441 H/2020 M dibatalkan yaitu dengan diterbitkan Keputusan Menteri Agama Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M. Inilah mulai titik awal tingkat tinggi kita, jelas Slamet, karena dengan haji dibatalkan banyak anggaran yang sudah tidak relevan lagi dilaksanakan. Misalkan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, pengurusan dokumen, pelatihan-pelatihan, dan lain sebagainya.

Dengan adanya anggaran tidak terserap, maka perencanaan haruslah merealokasikan secara benar dan baik. Perencanaan adalah ujung tombak terwujudnya harapan untuk mengembalikan opini atas Laporan Keuangan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Untuk itu, Slamet berharap agar para perencana harus memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap tugas dan fungsinya.

Menurut Slamet, sukses tidak saja terletak pada pemahaman yang tepat akan tugas dan fungsi masing-masing melainkan bagaimana tugas dan fungsi itu dijalankan secara disiplin dan bertanggung jawab.

"Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Selesaikan hingga tuntas dan tepat waktu", ungkap Slamet tegas.

"Siapa yang bekerja baik dan bertanggung jawab tentu akan diberikan kepercayaan untuk pekerjaan -pekerjaan yang lebih besar", sambungnya.

Hal ini disampaikan pada saat menjadi narasumber Koordinasi dan Capacity Building, kemarin (27/11) secara virtual dengan menggunakan aplikasi zoom meeting.

Penulis
Anggithya Putri Senjaya
Editor
Boy Azhar

Jumlah Pembaca