Lompat ke isi utama
x

Permudah Pahami Manasik Haji, Kemenag Jember Gunakan Syi’ir Haji

jember

Jember (PHU)— Pemberian materi manasik haji dan umrah wajib dipahami oleh seluruh jemaah haji dan jemaah umrah. Berbagai cara materi diberikan pembimbing manasik mulai dari cara konvensional Sampaio dengan menggunakan audio visual.

Di Jember Jawa Timur, pemberian materi manasik haji dan umrah menggunakan cara yang tidak biasa yakni dengan mengalunkan Syi’ir Haji atau Syair Haji.

“Dengan Syi’ir ini memudahkan jemaah dapat memahami manasik haji,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur Ahmad Tholabi saat diskusi Jagong Haji dan Umrah melalui daring yang digagas Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI). Kamis (14/05).

Diakuinya Syi’ir ini dapat memberikan motivasi spada jemaah haji karena saat bertemu jemaah, jemaah dibuat untuk bertalbiyah sambil mengumandangkan Syi’ir in, dari sini jemaah suado mulas tertarik, ketertarikan jemaah ini membuat mereka ada keinginan untuk memahami Syi’ir tersebut.

“Ada Bahasa Arab tapi kok ada Bahasa Indonesianya juga,” jelas Tholabi.

Ia mencontohkan ada beberapa bagian dalam Syi’ir itu yang berbunyi “IHTHOSAKUR” yang berarti “IHRAM THOWAF SA’I DAN CUKUR”. “Jadi orang umrah itu Ihthosakur (Ihram Thowaf Sa’i dan Cukur),” terangnya.

Saat disinggung sejauh mana efektifitas jemaah haji dalam memahami Syi’ir tersebut, Tholabi menjawab tidak ada tolak ukurnya dalam jemaah haji memahami Syi’ir tersebut.

“Yang penting jemaah merasa mempunyai semangat belajar dalam memahami materi manasik haji,” ujarnya.

ia berharap dengan lantunan Syi’ir ada motivasi dari jemaah haji untuk lebih jauh dan memahami ilmu manasik haji.

“Lantunan Syi’ir diharapkan dapat memotivasi jemaah untuk lebih jauh memahami ilmu manasik haji,” pungkasnya.

 

 

Penulis
husni anggoro
Editor
husni anggoro