Lompat ke isi utama
x

Jelang Dibukanya Penyelenggaraan Umrah, Kemenag Bener Meriah Aceh Sosialisasikan Regulasi bagi PPIU

Bm

Banda Aceh (PHU)---Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) mengadakan pembinaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), di aula kantor setempat, Sabtu (24/10)

Pembinaan travel umrah sebagaimana diamanatkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2018 tentang PPIU, dan melengkapi pembinaan yang dilakukan sebelumnya, ke berbagai daerah.

Selain PMA dan turunannya, regulasi terbaru perhajian ialah UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) UU Nomor 8 Tahun 2019.

Kasi PHU Kemenag Bener Meriah Azhari Ramadhan mengatakan, acara ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari 24 travel yang beroperasi di Bener Meriah.

"Adapun tujuan kegiatan ini dilakukan untuk mensosialisasikan kebijakan Kementerian Agama dalam penyelenggaraan Ibadah Umrah," ujarnya.

Acara di daerah dingin itu menghadirkan pemateri dari Kantor Kementerian Agama dengan tema "Kebijakan Kementerian Agama Tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah", Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Takengon dengan judul "Prosedur Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Takengon" dan Kapolres Bener Meriah dengan judul "Menghindari Persoalan Hukum Penyelenggaraan ibadah Umrah",Serta Kasi PHU Kemenag Bener Meriah dengan judul "Prosedur dan Tata Cara Pendirian Kantor Cabang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah".

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah Hamdan yang mengatakan dalam kegiatan ini peserta akan mendapat informasi tentang penyelenggaraan Ibadah Umrah dan akan dibekali materi materi yang disampaikan oleh mitra kerja yang berkompeten.

Bm

"Hal ini bertujuan untuk menghindari persoalan hukum dan bagaimana cara melengkapi persyaratan yang harus dilengkapi dalam menjalankan Penyelenggaraan Ibadah Umrah khususnya di Kabupaten Bener Meriah," terang Hamdan.

Saat ini pemerintah terus berusaha memperbaharui regulasi-regulasi yang ada. Bahkan tahun ini ada regulasi regulasi terbaru perhajian UU PIHU, Nomor 8 Tahun 2019.

"Bapak dan ibu, orang-orang yang dipercayakan untuk membantu masyarakat dalam menjalan ibadah umrah. Tahun lalu, kapan saja kita mendaftar umrah bisa langsung berangkat, tetapi tahun ini karena pandemi Covid-19 yang dialami, seluruh dunia Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah jadi terhambat," jelasnya.

"Tetapi awal bulan November 2020, Pemerintah Arab Saudi berencana akan membuka kembali Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah untuk seluruh negara. Dengan dibukanya kembali oleh Pemerintah Arab Saudi, kepada travel-travel nantinya dapat melengkapi persyaratan yang harus dilengkapi sembari memberikan pelayanan kepada masyarakat, jangan ada travel-travel yang bermasalah," pungkas Hamdan, yang pernah diamanahkan sebagai Petugas Kloter Embarkasi Haji Aceh (BTJ) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) BTJ saban musim haji.

Penulis
Yakub Kemenag Aceh
Editor
Husni Anggoro