Lompat ke isi utama
x

Kakanwil Kemenag Kaltara : Petugas Haji Harus Memberikan Layanan Prima Kepada Jemaah Haji

Kakanwil Kemenag Kalimantan Utara Suriansyah

TARAKAN (PHU) --- Pelayanan penyelenggaraan ibadah haji mendapat perhatian yang serius dari Kanwil Kemenag Kaltara. Perhatian terhadap rukun islam yang ke lima dilakukan berupa adanya evaluasi yang merupakan bagian dari manajemen pelayanan prima. 

Demikian diutarakan Kakanwil Kemenag Kaltara Suriansyah Hanafi dalam Sosialisasi Penyelesaian Dokumen dan Perlengkapan Haji, Selasa (29/09) yang diikuti oleh Bidang dan Seksi Haji Kementerian Agama se-Kaltara.

Suriansyah menjelaskan, manajemen penyelenggaraan haji menjadi penting. Maka dari itu, setiap tahapan dalam pendampingan selama proses berhaji, harus mempunyai standar yang terukur. Khususnya dalam hal pelayanan yang diberikan kepada calon jamaah haji.

"Pelayanan itu harus terukur. Ukurannya apa, yaitu publik atau orang yang kita layani merasakan kepuasan. Seperti jamaah haji kita, mereka harus nyaman selama prahaji saat menyelenggarakan ibadah haji, sampai nanti pasca atau pemulangan ke daerah masing-masing," ujar Suriansyah.

Suriansyah mengibaratkan calon jamaah haji sebagai pelanggan yang biasa disebut customer terhadap layanan tertentu. "Sebagai customer, jamaah haji harus diberikan pelayanan prima. Maka petugas haji harus dapat memetakan setiap jamaah haji keinginannya seperti apa. Tentu keinginan tersebut punya batasan-batasan yang diatur dalam teknis penyelenggaraan ibadah haji," tegasnya.

Negara, kata Suriansyah, hadir dalam menjalankan fungsi perlindungannya. Penyelenggaraan ibadah haji juga diatur sedemikian rupa agar berjalan baik. Karena ada peran negara, maka kita yang merupakan bagian dari sistem pemerintahan juga harus jeli dengan segala perangkatnya.

"Maka Kementerian Agama hadir sebagai irisan antara keinginan calon jamaah haji dengan fungsi pemerintah. Jadi ini diatur. Mulai dari dokumen administrasi, perlengkapan, akomodasi, hingga petunjuk pelaksanaan ibadah haji," urainya.

Suriansyah berharap layanan yang diberikan Kementerian Agama terhadap calon jamaah haji, selalu meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu, evaluasi juga harus dijalankan.

"Penting bagi kita untuk meningkatkan layanan yang prima, harus ada evaluasi secara berkala. Apa saja yang sekiranya dianggap kurang di tahun lalu, itu ditingkatkan. Karena apa, kita menginginkan kepuasan jamaah haji atas layanan yang mereka terima," tandasnya.

Ketua Panitia Sosialisasi Penyelesaian Dokumen dan Perlengkapan Haji, Sitti Raoda

Ketua Panitia Sosialisasi Penyelesaian Dokumen dan Perlengkapan Haji, Sitti Raoda menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk Menyamakan persepsi antara Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota tentang penyelesaian dokumen dan perlengkapan haji (persyaratan dan prosedur) bagi calon jemaah haji Kabupaten/Kota se-Kalimantan Utara keberangkatan ditahun-tahun mendatang.

"Sosialisasi ini juga bertujuan untuk Mengetahui dan mengkaji secara seksama mengenai prosedur pengolahan dokumen haji dan pelayanan yang diberikan pada jamaah sehingga secara praktis dan akademis dapat menjadi pengetahuan dan sebagi bahan masukan dalam teknis penyelenggaraan prosedur pengolahan dokumen kedepannya," ujar Raoda dalam laporannya.

Adapun peserta yang mengikuti sosialisasi berasal dari penyelenggara haji di Kankemenag kabupaten dan kota se-Kaltara. "Ada 25 orang yang kita undang, yaitu para pejabat teknis yang mengurusi dokumen haji di Kankemenag se-Kaltara," ujarnya.

Penulis
Humas Kanwil Provinsi Kalimantan Utara
Editor
Boy Azhar