Lompat ke isi utama
x

Kasi PHU Kemenag Nunukan : Jika Haji Dibuka, Jemaah Haji Diminta Persiapkan Diri

sayid

Nunukan (PHU)—Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Sayid Abdullah meminta kepada jemaah haji untuk mempersiapkan diri jika Pemerintah Arab Saudi membuka penyelenggaraan haji tahun 2021 ini.

“Untuk itu jika kita diberikan kesempatan tahun ini oleh Allah, ataupun Bapak/Ibu yang sudah merupakan salah satu calon Jemaah haji yang sudah masuk dalam daftar antri Kementerian Agama, maka ada beberpa hal yang harus Bapak/Ibu persiapan sebelum berangkat menyempurnakan Rukun Islam kelima tersebut,” kata Sayid saat Dialog Ramadhan yang dilakukan langsung secara Streaming milik LPP RRI Nunukan. Rabu (21/4/2021).

Sebelum melakukan keberangkatan ke Tanah Suci Makkah perlu dilakukan persiapan-persiapan yang matang agar memperoleh haji yang mabrur antara lain yang Pertama adalah setiap jemaah haji harus berniat secara Ikhlas, niat yang lurus pergi haji semata-mata karena Allah, sembari mengutip firman Allah dalam surah Al-Baqarah yang artinya “Dan sempurnakanlah haji dan umrohmu karena Allah semata. Dan tidak mereka diperintahkan melainkan untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatannya Kepada Allah dalam menjalankan agama”.

sayid

“Bagi umat muslim yang mendapatkan panggilan berhaji pada tahun ini, merupakan Nikmat yang luar biasa, karena berhaji merupakan Panggilan sang Kahlik kepada umatNya yang menjadi orang-orang pilihan yang bisa berkunjung ke Baitullah, tentu ini akan membuat kita Bahagia jika kita merupakan salah seorang yang bisa berkunjung kesana. Saya yakin semua umat muslim pasti ingin kesana, karena kita tahu keistimewaan - keistimewaan berhaji sangat luar biasa,” terangnya.

Kedua, kata Sayid adalah Jemaah haji harus  meningkatkan kualitas dan kuantitasnya Ibadahnya kepada Allah SWT, dengan cara memahami Manasik haji secara keseluruhan, mulai rukun, wajib haji, tatacara, regulasi, perjalanan maupun memahami  makna filosifis berhaji. “Kenapa penting? karena ini demi kesempurnaan kita berhaji dan melaksanakan tatacara beribadah haji sesuai tuntunan Rasulullah SAW,” ucap Sayid.

Ketiga yang perlu dipersiapkan adalah selain biaya perjalanan baik untuk diri sendiri maupun keluarga yang tinggalkan, juga harus mempersiapkan fisik sebelum berhaji, karena berhaji membutuhkan tenaga dan fisik yang sehat dan kuat, karena banyak rangkain prosesi ibadah yang dilakukan selama disana membutuhkan fisik yang prima.

Ia berharap pelaksaan Haji Tahun ini dapat dilaksanakan, meskipun hingga saat ini belum ada Informasi resmi. “Namun bagi bapak/ibu yang sudah menjadi bagian dari daftar Tamu Allah SWT untuk berhaji agar terus mempersiapan diri menuju Haji yang mabrur, begitu juga dengan kami di Kementerian Agama hingga hari ini kami terus mempersiapkan penyelenggaran Ibadah haji sebagaimana Instruksi dari Pusat, dan pembinaan haji terus dilaksanakan walau dalam suasan pandemic covid-19,” pungkasnya.

Acara dialog Ramadhan mengusung tema Persiapan Menuju Haji Yang Mabrur digelar selama satu jam Pukul 17.00-18.00 Wita menjelang waktu berbuka puasa.  

Turut hadiri Ketua Baznas Kabupaten Nunukan, Kepala LPP RRI Nunukan beserta jajaran dan para santri, Irma Masjid yang sekaligus mengisi kegiatan Lomba Marawis, acara tersebut juga selain disiarkan melalui Radio yang ada di Perbatasan NKRI bahkan memasuki wilayah Malaysia yang mendapatkan Frekunesi RRI Nunukan, dialog juga dilakukan langsung secara Stereaming milik LPP RRI Nunukan.

Penulis
husni anggoro
Editor
husni anggoro

Jumlah Pembaca