Lompat ke isi utama
x

Kemenag Bima Minta Jemaah Haji Perdalam Manasik

bima

Bima (PHU)—Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bima Furqan Ar-Roka meminta kepada jemaah haji yang tahun ini mengalami pembatalan keberangkatan ke Tanah Suci untuk tetap melaksanakan kegiatan manasik hajinya.

“Yang terpenting kepada Jamaah Haji agar tetap menjaga kesehatan, waktu menunggu keberangkatan ini mari kita isi dengan memperdalam lagi Ilmu Manasik,” kztz Furqan dalam pesan singkatnya di Bima. Jumat (07/08).

Ia berharap, kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji Indonesia oleh Pemerintah dapat dipahami dan dimengerti oleh jemaah haji. Kepada jemaah, ia juga berpesan agar selalu mempersiapkan diri untuk keberangkatan pada tahun 1442 H / 2021 M mendatang.

“Harapannya dengan diadakannya kegiatan ini, Jemaah haji dapat memahami dan mengerti latar belakang serta hikmah pembatalan keberangkatan Jemaah haji serta dapat pula mengetahui tentang apa saja yang harus dipersiapkan untuk keberangkatan pada tahun 1442 H / 2021 M mendatang,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kemenag Kota Bima juga melaksanakan sosialisasi Sosialisasi tata cara pengembalian pasport dan pengurusan dokumen haji batal berangkat. Kegiatan ini diikuti oleh 228 Jemaah haji Kota Bima musim Tahun 1441 H / 2021 M, adapun pelaksanaannya dimulai dari tanggal 6, 7 dan 10 Agustus 2020.

Sosialisasi ini merupakan langkah tindak lanjut dari pembatalan keberangkatan Jamaah Haji Musim Tahun 1441 H / 2020 M. Terdapat 3 (tiga) materi yang disampaikan, yang pertama tentang Kebijakan Kementerian Agama terkait Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bima, yang kedua materi tentang prosedur pengembalian pasport dan pengurusan dokumen Jemaah haji batal berangkat dan yang terakhir dari Dinas Kesehatan menyampaikan tentang dokumen kesehatan Jemaah haji batal berangkat.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan peraturan protokol kesehatan. untuk mencegah kerumunan, maka kegiatan dilaksanakan 3 hari. Hari pertama dihadiri oleh Jemaah haji dari Kecamatan Rasanae Timur dan Raba, hari kedua dihadiri oleh Jamaah haji dari Kecamatan Rasanae Barat dan Asakota, sedangkan hari terakhir dihadiri oleh Jemaah haji dari Kec. Mpunda.

“Selain kegiatan ini juga dimanfaatkan dengan mendistribusikan buku manasik haji,” tandasnya.

 

 

Penulis
Kontri
Editor
husni anggoro