Lompat ke isi utama
x

Kemenag Blitar Jemput Bola Sosialisasikan Batal Haji 2021

Blitar

Blitar (PHU)--Pemerintah akhirnya memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2021 ini ke Tanah Suci dikarenakan pandemi covid 19 masih melanda. Keamanan dan kesehatan jemaah haji menjadi priorotas utama untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji Indonesia.

Pasca diterbitkannya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang  tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M ditetapkan di Jakarta pada tanggal 3 Juni 2021 oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. Kementerian Agama terus mensosialisasikan pembatalan keberangkatan jemaah haji disetiap kabupaten/kota.

Kantor Kemenag Kabupaten Blitar contohnya, Kemenag Kab. Blitar secara masif terus melakukan dakwah haji dengan jemput bola mendatangi setiap rumah jemaah hajinya. Disamping itu pula Kemenag Blitar juga bekerjasama dengan benerapa Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) terus melakukan sosialosasi pembatalan haji melalui daring dan luriing.

"Sosialisasi dilakukan dengan jemput bola antara lain datang langsung kerumah-rumah jemaah haji serta bekerjasama dengan KBIHU lewat manasik luring dan daring," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Blitar Syaiful Munib. Selasa (8/6/2021).

Tidak sampai disitu, ia pun memberdayakan penyuluh agama Islam yang berada di KUA untuk mensosialisasikan pembatalan keberangkatan jemaah haji tersebut. "Penyuluh agama di kecamatan pun kita berdayakan karena mereka berhadapan langsung dengan jemaah haji," jelas Syaiful.

Tak ketinggalan, Kemenag Blitar menggandeng beberapa media massa serta melakukan talkshow dibeberapa radio lokal di Blitar. "Kami juga menggandeng beberapa Media massa dan juga media sosial untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya jemaah haji," imbuhnya.

Tahun 2020 lalu, Kemenag Blitar menerima 7 jemàah haji yang menarik setoran lunasnya, Kab. Blitar mempunyai masa tunggu keberangkatan hingga 31 tahun, 

Tercatat di Blitar terdapat 7 KBIHU, 1 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang berkantor pusat di Blitar serta 8 cabang PPIU dan PIHK.

Syaiful mengapresiasi para KBIHU, PPIU serta PIHK di Blitar karena telah mendukung kebijakan pemerintah untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji.

"Kesemuanya mendukung pemerintah untuk tidak memberangkat jemaah haji tahun 2021 ini," tandasnya.

Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro

Jumlah Pembaca